Perkuat Modal Kerja, M Cash Integrasi (MCAS) Akan Private Placement 86,79 Juta Saham



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) akan menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau private placement. Perseroan akan menerbitkan maksimal 86,79 juta saham atau setara 10% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh MCAS.

Rencananya, MCAS akan menerbitkan maksimal 86,79 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Sementara harga pelaksanaan akan diumumkan kemudian sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal. 

Group Head of Investor Relations PT M Cash Integrasi Tbk, Zefanya Angeline Halim, mengatakan, melalui aksi korporasi ini, perseroan bisa mendapatkan tambahan dana untuk keperluan investasi dan modal kerja guna mendukung perkembangan kegiatan usaha.


Baca Juga: M Cash Integrasi (MCAS) Akan Private Placement Total 10% dari Modal Disetor

“Alasan kami melakukan private placement di antaranya adalah untuk memperkuat struktur keuangan perseroan, jumlah saham perseroan juga akan bertambah sehingga harapannya bisa meningkatkan perdagangan saham perusahaan. Selain itu, likuiditas kami juga akan semakin baik,” ungkap dia dalam paparan Public Expose, Rabu (14/6). 

Sayangnya, MCAS belum dapat membeberkan berapa dana yang dibidik dari aksi korporasi ini. Yang pasti, M Cash akan menggunakan sekitar 30% dana hasil private placement untuk modal kerja, termasuk pembelian persediaan barang dagang berupa produk digital, kendaraan listrik dan suku cadang, perangkat dan pendukung, dan produk ritel.  

Kemudian MCAS juga akan menggunakan sekitar 70% dana private placement untuk investasi peningkatan kepemilikan lewat pembelian saham di entitas-entitas anak dan berbagai perusahaan lainnya yang memiliki prospek usaha cerah. 

Baca Juga: Naik Kelas, MCAS Hingga TRIN Masuk Papan Utama

Selanjutnya, perseroan juga akan menggunakan dana hasil penjualan saham baru untuk mendukung penguatan ekosistem digital yang dimiliki MCAS terutama bidang penjualan produk & jasa digital, aggregator produk digital, iklan berbasis cloud digital, software as a service, produk & layanan energi bersih, konten, hiburan, dan penjualan grosir digital. Tujuan penggunaan dana pada entitas anak dan perusahaan lain untuk membiayai ekspansi usaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli