Perkuat Segmen Non-urban, BMRI Perluas Digitalisasi UMKM Lewat Livin’ Merchant



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus memperluas pemanfaatan layanan digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Livin’ Merchant.

Hingga Juni 2026, sebanyak 63% pengguna Livin’ Merchant tercatat berada di wilayah non-urban.

Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Adhita Jona Warsito, menyebut, pengembangan Livin’ Merchant diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas transaksi dan operasional bisnis secara lebih praktis.


“Bagi pelaku usaha, kemudahan dalam bertransaksi merupakan bagian penting dari aktivitas bisnis sehari-hari. Melalui Livin’ Merchant, kami ingin menghadirkan solusi yang praktis, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha, mulai dari menerima pembayaran hingga mengelola aktivitas penjualan,” ujar Jona dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: Transaksi Digital BTN Melonjak 146%, Bank Mandiri Catat 3,32 Miliar Transaksi

Melalui Livin’ Merchant, pelaku usaha dapat menerima pembayaran menggunakan QRIS statis maupun dinamis. Layanan ini juga menyediakan notifikasi transaksi secara real-time, termasuk melalui audio yang menyebutkan nominal transaksi.

Selain penerimaan pembayaran, Livin’ Merchant menyediakan fitur untuk pencatatan transaksi, pengelolaan katalog dan stok, serta pemantauan aktivitas usaha.

Bank Mandiri juga memberikan fleksibilitas pencairan dana hasil transaksi QRIS. Merchant dapat memilih pencairan secara real-time maupun hingga lima kali dalam sehari sesuai kebutuhan operasional.

Tak hanya dari sisi pembayaran, Bank Mandiri mengembangkan Livin’ Merchant untuk mendukung kebutuhan pengadaan barang usaha.

Melalui fitur Belanja, merchant dapat mencari dan membeli barang dagangan maupun kebutuhan usaha dari distributor yang terhubung dengan ekosistem Livin’ Merchant.

Baca Juga: Bank Mandiri Tawarkan Bunga Tinggi 7,35% untuk Perpetual Bonds, Ini Alasannya

Adapun bagi pelaku usaha yang memiliki lebih dari satu lokasi, tersedia fitur multi-outlet dan multi-rekening untuk membantu pengelolaan aktivitas bisnis dalam satu aplikasi.

Jona menilai, digitalisasi memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk menjalankan bisnis secara lebih sederhana dan efisien. Karena itu, Bank Mandiri terus mengembangkan Livin’ Merchant mengikuti kebutuhan bisnis yang berkembang.

 
BMRI Chart by TradingView

“Semangat Tumbuh Bersama Majukan Indonesia kami wujudkan dengan membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk berkembang. Kami ingin Livin’ Merchant tidak hanya menjadi sarana untuk menerima pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya,” jelasnya.

Selain pengembangan fitur, Bank Mandiri juga menghadirkan program pendukung bagi merchant, salah satunya Hyperlocal UMKM.

Program tersebut memberikan kesempatan bagi merchant memperoleh apresiasi sekaligus memperluas eksposur usaha melalui promosi berbasis komunitas dan wilayah.

Baca Juga: Bank Mandiri (BMRI) Telah Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta, Beri Bunga 7,35%

“Ketika pelaku usaha dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan mengelola bisnis secara lebih praktis, maka semakin besar pula ruang bagi mereka untuk mengembangkan usahanya,” pungkas Jona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News