Perkuat Underwriting, Jasindo Bidik Pertumbuhan Sehat Asuransi Marine Cargo



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terus memperkuat strategi bisnis asuransi marine cargo dengan mengedepankan prinsip prudent underwriting.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana mengatakan bahwa langkah ini diambil dengan tetap mempertimbangkan karakteristik kargo, rute pengiriman, hingga profil nasabah.

"Asuransi Jasindo menjalankan bisnis asuransi marine cargo dengan mengedepankan prinsip prudent underwriting yang disesuaikan dengan karakteristik kargo, rute pengiriman, dan profil risiko nasabah," ujarnya kepada Kontan, Senin (19/1/26).


Baca Juga: Jasindo Masih Fokus Garap Asuransi Kendaraan di 2026 Meski Penjualan Mobil Melambat

Menanggapi pertumbuhan ekspor Indonesia yang mencapai 5,6% pada November 2025, pihaknya mengaku bahwa hal tersebut turut memberikan efek positif pada Jasindo.

Sepanjang tahun 2025, Brellian bilang bahwa pendapatan premi marine cargo tercatat relatif stabil dengan strategi berfokus pada kualitas portofolio dan profitabilitas yang berkelanjutan.

"Pertumbuhan ekspor nasional yang masih positif turut memberikan sentimen yang baik bagi industri asuransi marine cargo," katanya.

Di sisi lain, hingga saat ini lini marine cargo Jasindo masih didominasi oleh pengiriman domestik karena aktivitas distribusi dan logistik dalam negeri yang padat.

Baca Juga: Hasil Investasi Jasindo Tumbuh 12,3% hingga November 2025

Kendati belum bisa menyampaikan proyeksi pertumbuhannya di tahun ini, Brellian menilai lini marine cargo akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan aktivitas logistik domestik dan perlindungan rantai pasok.

Di samping itu, untuk menyikapi persaingan yang ada, Jasindo tetap menargetkan pertumbuhan premi yang sehat melalui penguatan underwriting dan kerja sama dengan mitra strategis.

Selanjutnya: Adira Finance Terbitkan Obligasi dan Sukuk dengan Total Nilai Rp 5,9 Triliun di 2025

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 20 Januari 2026, Utamakan Kolaborasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News