KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia selalu terjadi usai adanya libur panjang. Seperti yang terjadi bulan Juli lalu, pasca libur lebaran ditambah dengan adanya varian Delta yang memiliki tingkat penularan lebih cepat. Demikian juga dengan kenaikan kasus pasca libur akhir tahun 2020 lalu. Epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono memperkirakan jika terjadi kenaikan kasus pasca akhir tahun nanti, jumlahnya tak sedahsyat bulan Juni hingga Juli lalu. Namun dengan catatan, cakupan vaksinasi dua dosis telah menyentuh 50% atau lebih dari target sasaran. "Nah kalau vaksinasi itu mencapai 50% atau lebih maka gelombangnya [mungkin] akan kurang dari 10.000 perhari kasusnya, ini vaksinasi dua dosis ya. Pun kalau kurang dari 50% ya mungkin akan menyentuh 10.000 tapi enggak akan lebih, atau enggak akan kayak Juni atau Juli. Karena Juni atau Juli itu saya menyebutnya bahkan kaya badai," jelasnya, Selasa (19/10).
Perlu antisipasi sejak dini potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Nataru
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia selalu terjadi usai adanya libur panjang. Seperti yang terjadi bulan Juli lalu, pasca libur lebaran ditambah dengan adanya varian Delta yang memiliki tingkat penularan lebih cepat. Demikian juga dengan kenaikan kasus pasca libur akhir tahun 2020 lalu. Epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono memperkirakan jika terjadi kenaikan kasus pasca akhir tahun nanti, jumlahnya tak sedahsyat bulan Juni hingga Juli lalu. Namun dengan catatan, cakupan vaksinasi dua dosis telah menyentuh 50% atau lebih dari target sasaran. "Nah kalau vaksinasi itu mencapai 50% atau lebih maka gelombangnya [mungkin] akan kurang dari 10.000 perhari kasusnya, ini vaksinasi dua dosis ya. Pun kalau kurang dari 50% ya mungkin akan menyentuh 10.000 tapi enggak akan lebih, atau enggak akan kayak Juni atau Juli. Karena Juni atau Juli itu saya menyebutnya bahkan kaya badai," jelasnya, Selasa (19/10).