Perluas pasar ekspor, produsen Sambal Dua Belibis mulai lirik pasar Rusia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Anggana Catur Prima berencana untuk memperluas pasar ekspor untuk produk Sambal Dua Belibis. Rusia menjadi salah satu negara yang dilirik oleh Anggana Catur Prima untuk memperluas pasar ekspornya.

Brand Manager Anggana Catur Prima Reggy Milyardi Prabowo mengatakan, keputusan untuk menjadikan Rusia sebagai salah satu negara tujuan ekspor didasarkan atas hasil kajian yang dilakukan oleh Tim Ekspor Dua Belibis. Berdasarkan kajian tersebut, Tim Ekspor Dua Belibis menemukan adanya potensi pasar di Rusia.

“Kami juga tidak ingin setelah jualan produk ternyata produknya tidak cocok dengan lidah orang sana,” ujar Reggy saat ditemui setelah Konferensi Pers, Kamis (29/08).


Baca Juga: Genjot penjualan, produsen Sambal Dua Belibis tingkatkan brand awareness

Saat ini, Dua Belibis tengah mengurus kesiapan produk serta kelengkapan-kelengkapan dokumen yang diperlukan untuk melakukan ekspor. Harapannya apabila proses yang ada berjalan lancar, akhir tahun ini Dua Belibis sudah bisa memperluas pasar ekspornya ke Rusia dan beberapa negara lainnya.

Berdasarkan umpan balik yang diterima oleh Tim Ekspor Dua Belibis, konsumen saus sambal di Rusia lebih menyukai produk-produk makanan dan minuman yang memiliki kemasan praktis dan higienis. Oleh karena itu, dipilihlah produk Sambal Dua Belibis dengan tipe kemasan botol plastik berukuran 535 ml dan kemasan sachet.

Sebelumnya, Dua Belibis telah melakukan penjualan ekspor ke lebih dari 20 negara. Beberapa contoh negara yang telah menjadi tujuan ekspor bagi Dua Belibis di antaranya yakni Jepang, Korea Selatan, Belanda, Jerman, Malaysia dan Singapura.

Baca Juga: Begini strategi produsen saus Sasa meningkatkan penjualan

Sejauh ini, Jepang, Korea Selatan dan beberapa negara di Eropa menjadi pangsa pasar ekspor terbesar bagi Dua Belibis.

Menurut Reggy, keberhasilan Dua Belibis dalam memasuki pasar ekspor di Jepang dan Korea Selatan didorong oleh adanya kesamaan budaya kuliner masyarakat Asia Timur yang juga menggemari masakan pedas seperti Indonesia. 

Sementara itu, Reggy menilai kesuksesan Dua Belibis dalam memasuki pasar ekspor di Eropa disebabkan oleh adanya kebutuhan saus sambal yang besar untuk dijadikan sebagai bahan campuran masakan di Eropa.

Baca Juga: Trending Topic: Eropa bisa mati kutu, SIM bisa buat e-money

Dalam mempelajari peluang ekspor, Dua Belibis aktif mengikuti forum-forum internasional berbasis business-to-business (B2B). Pada forum-forum ini, Dua Belibis menjalin komunikasi dengan distributor-distributor yang berasal dari negara lain guna mempelajari karakteristik dan peluang pasar di negara lain.

Saat ini, penjualan produk secara ekspor memiliki kontribusi hingga sebesar 30% dalam total penjualan Dua Belibis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .