KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) mencatat kenaikan jumlah nasabah bullion bank di BSI dari Januari hingga Februari 2026 sebesar 44% secara year to date (YtD) dan penjualan selama tahun 2026 sudah mencapai 58% dari total penjualan tahun 2025. Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, hal ini juga dipicu dari multiplier effect kondisi global terkait ketegangan di Timur Tengah yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas seiring dengan kenaikan harga emas. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI telah memiliki inventory manajemen yang baik. Harga emas menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 50% dalam satu tahun terakhir. Per hari ini (5/3), harga emas telah mencapai sekitar Rp3,05 juta per gram. Kenaikan ini turut mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.
Permintaan Emas Naik, Nasabah Bullion Bank BSI Melonjak 44% Sejak Awal 2026
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) mencatat kenaikan jumlah nasabah bullion bank di BSI dari Januari hingga Februari 2026 sebesar 44% secara year to date (YtD) dan penjualan selama tahun 2026 sudah mencapai 58% dari total penjualan tahun 2025. Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, hal ini juga dipicu dari multiplier effect kondisi global terkait ketegangan di Timur Tengah yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas seiring dengan kenaikan harga emas. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI telah memiliki inventory manajemen yang baik. Harga emas menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 50% dalam satu tahun terakhir. Per hari ini (5/3), harga emas telah mencapai sekitar Rp3,05 juta per gram. Kenaikan ini turut mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.