JAKARTA. Permintaan hunian jangkung alias apartemen mengalami tren kenaikan di awal tahun 2013. Berdasarkan riset lembaga properti Cushman & Wakefield terhadap market Jakarta, permintaan hunian apartemen kuartal I 2013 mencapai 1.028 unit, atau tumbuh 31,6% dibandingkan periode yang sama 2012 lalu. Menilik lebih lanjut, tingkat okupansi atau hunian dari apartemen justru menurun. Apabila di kuartal I 2012 tingkat hunian mencapai 67,6%, di kuartal I 2013 turun menjadi 62,9%. "Apartemen servis menjadi apartemen yang paling banyak permintaannya," jelas Arief Rahardjo, Senior Associate Director Research & Advisory PT Cushman & Wakefield Indonesia dalam Jakarta Property Market Kuartal I 2013 di Jakarta, Selasa (16/4). Perlu diketahui, apartemen servis adalah apartemen yang dikelola dan dioperasikan oleh operator. Pada kuartal I 2013, apartemen servis mengalami kenaikan pasokan sebanyak 0,3% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 4.041 unit.
Permintaan hunian jangkung naik 31,6% di kuartal I
JAKARTA. Permintaan hunian jangkung alias apartemen mengalami tren kenaikan di awal tahun 2013. Berdasarkan riset lembaga properti Cushman & Wakefield terhadap market Jakarta, permintaan hunian apartemen kuartal I 2013 mencapai 1.028 unit, atau tumbuh 31,6% dibandingkan periode yang sama 2012 lalu. Menilik lebih lanjut, tingkat okupansi atau hunian dari apartemen justru menurun. Apabila di kuartal I 2012 tingkat hunian mencapai 67,6%, di kuartal I 2013 turun menjadi 62,9%. "Apartemen servis menjadi apartemen yang paling banyak permintaannya," jelas Arief Rahardjo, Senior Associate Director Research & Advisory PT Cushman & Wakefield Indonesia dalam Jakarta Property Market Kuartal I 2013 di Jakarta, Selasa (16/4). Perlu diketahui, apartemen servis adalah apartemen yang dikelola dan dioperasikan oleh operator. Pada kuartal I 2013, apartemen servis mengalami kenaikan pasokan sebanyak 0,3% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 4.041 unit.