KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan permintaan impor oleh India menjadi sentimen positif bagi emiten produsen batubara Indonesia. Tambahan permintaan ini mampu menopang harga batubara, meski dampaknya tetap bergantung pada jenis batubara dan kontrak penjualan masing-masing emiten. Data Trading Economics menunjukkan, harga batubara global menyentuh level US$ 150,25 per ton pada Rabu (7/10) atau tumbuh 2,56% dalam sepekan terakhir. Sejak awal tahun, harga batubara sudah melesat 39,77% year-to-date (ytd). Lonjakan harga batubara cukup dipengaruhi oleh krisis pasokan listrik di India yang dibarengi oleh kenaikan harga energi lainnya seperti minyak mentah. Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah Elandry Pratama mengatakan, kenaikan permintaan impor batubara India menjadi katalis positif terutama bagi perusahaan yang memiliki eksposur ekspor dan fleksibilitas dalam mengalihkan volume ke pasar dengan harga lebih menarik.
Permintaan Impor Tinggi, Emiten Batubara Siap Raih Cuan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan permintaan impor oleh India menjadi sentimen positif bagi emiten produsen batubara Indonesia. Tambahan permintaan ini mampu menopang harga batubara, meski dampaknya tetap bergantung pada jenis batubara dan kontrak penjualan masing-masing emiten. Data Trading Economics menunjukkan, harga batubara global menyentuh level US$ 150,25 per ton pada Rabu (7/10) atau tumbuh 2,56% dalam sepekan terakhir. Sejak awal tahun, harga batubara sudah melesat 39,77% year-to-date (ytd). Lonjakan harga batubara cukup dipengaruhi oleh krisis pasokan listrik di India yang dibarengi oleh kenaikan harga energi lainnya seperti minyak mentah. Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah Elandry Pratama mengatakan, kenaikan permintaan impor batubara India menjadi katalis positif terutama bagi perusahaan yang memiliki eksposur ekspor dan fleksibilitas dalam mengalihkan volume ke pasar dengan harga lebih menarik.