Datangnya musim hujan menjadi berkah bagi beberapa pebisnis. Salah satunya ialah para penjual pernak-pernik yang jamak dibutuhkan masyarakat ketika musim hujan seperti jas hujan dan payung. Namun menurut pantauan KONTAN di beberapa tempat penjualan pernik musim hujan, ternyata para penjual mengaku omzet usaha mereka di akhir tahun lalu hingga tahun ini tak kunjung deras. Andi Supandi, penjual jas hujan di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan mengatakan, penjualan jas hujan semenjak akhir 2015 hingga kini tidak ada peningkatan berarti. Kondisi tersebut berbeda dari musim hujan di tahun-tahun lalu. Dugaan Andi, curah hujan yang tidak terlalu deras serta intensitasnya yang tidak sesering tahun-tahun sebelumnya membuat penjualan sepi. Dilain sisi, daya beli konsumen yang melemah seiring perlambatan ekonomi di 2015 menjadi faktor pendukung lesunya penjualan di kiosnya.
Permintaan jas dan payung di musim hujan tak deras
Datangnya musim hujan menjadi berkah bagi beberapa pebisnis. Salah satunya ialah para penjual pernak-pernik yang jamak dibutuhkan masyarakat ketika musim hujan seperti jas hujan dan payung. Namun menurut pantauan KONTAN di beberapa tempat penjualan pernik musim hujan, ternyata para penjual mengaku omzet usaha mereka di akhir tahun lalu hingga tahun ini tak kunjung deras. Andi Supandi, penjual jas hujan di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan mengatakan, penjualan jas hujan semenjak akhir 2015 hingga kini tidak ada peningkatan berarti. Kondisi tersebut berbeda dari musim hujan di tahun-tahun lalu. Dugaan Andi, curah hujan yang tidak terlalu deras serta intensitasnya yang tidak sesering tahun-tahun sebelumnya membuat penjualan sepi. Dilain sisi, daya beli konsumen yang melemah seiring perlambatan ekonomi di 2015 menjadi faktor pendukung lesunya penjualan di kiosnya.