KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri galangan kapal nasional mulai mengalihkan produksi seiring melemahnya permintaan kapal untuk sektor pertambangan. Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) mencatat permintaan kapal tambang turun hingga 60% dalam setahun terakhir. Ketua Umum IPERINDO Anita Puji Utami mengatakan, penurunan permintaan tersebut mendorong galangan menyesuaikan produksi dengan kebutuhan pasar. Saat ini, permintaan kapal untuk mendukung transportasi dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat. “Kalau untuk tambang turunnya sampai 60% saat ini. Di tahun lalu sampai tahun ini turun sampai 60% tambang. Sekarang beralih ke transportasi logistik, BBM, bahan bakar,” kata Anita di Kantor Kemenperin, Selasa (20/10/2026).
Permintaan Kapal Tambang Turun 60%, Galangan Beralih ke Tanker BBM
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri galangan kapal nasional mulai mengalihkan produksi seiring melemahnya permintaan kapal untuk sektor pertambangan. Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) mencatat permintaan kapal tambang turun hingga 60% dalam setahun terakhir. Ketua Umum IPERINDO Anita Puji Utami mengatakan, penurunan permintaan tersebut mendorong galangan menyesuaikan produksi dengan kebutuhan pasar. Saat ini, permintaan kapal untuk mendukung transportasi dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat. “Kalau untuk tambang turunnya sampai 60% saat ini. Di tahun lalu sampai tahun ini turun sampai 60% tambang. Sekarang beralih ke transportasi logistik, BBM, bahan bakar,” kata Anita di Kantor Kemenperin, Selasa (20/10/2026).