Permintaan otomotif mengerek paladium



JAKARTA. Peningkatan penjualan kendaraan bermotor di Eropa turut mendorong kenaikan harga paladium. Analis memprediksi kenaikan harga paladium bisa berlanjut hingga akhir semester pertama tahun ini.

Rabu (29/3) per pukul 16.19 WIB, harga paladium kontrak pengiriman Juni 2017 di New York Mercantile Exchange naik 0,21% menjadi US$ 794,31 per ons troi. Dalam sepekan terakhir, harga komoditas ini sudah menanjak 0,61%.

Andri Hardianto, Research and Analyst Asia Tradepoint Futures menilai, harga naik lantaran sektor otomotif mulai bangkit. Association of European Carmarkers melaporkan, penjualan mobil di Eropa pada Februari 2017 naik 2,1% menjadi 1,11 juta unit dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan terbesar datang dari Belanda, yakni 15%, disusul Italia yang naik 6,2%.


Kondisi permintaan tersebut membuat kebutuhan paladium untuk sektor otomotif juga meningkat. Paladium merupakan salah satu bahan baku industri otomotif.

Di saat yang sama, kondisi di Amerika Serikat tidak mendukung posisi USD. Dollar AS masih tertekan setelah RUU Kesehatan besutan Presiden Donald Trump ditolak. "Wajar kenaikan harga paladium terus terjadi walau terlihat sudah mulai mendekati area jenuh beli," kata Andri.

Dia memprediksi harga paladium hari ini bergerak antara di US$ 785-US$ 800 dan sepekan antara US$ 770-US$ 820 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia