Permintaan Parkir Saat Mudik Lebaran 2026 Diproyeksi Tumbuh Hingga 40%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan volume kendaraan yang melintas pada periode mudik Lebaran 2026 nanti tentunya diikuti lonjakan permintaan parkir di sejumlah area. 

Ketua Indonesia Parking Association (IPA) Rio Octaviano memproyeksikan, jumlah kendaraan yang parkir di lokasi rest area di jalan tol dan pusat perbelanjaan dapat bertumbuh paling signifikan pada periode mudik Lebaran 2026. 

"Parkir itu tidak bisa terpisah dengan pergerakan trafik lalu lintas kendaraan pribadi. Jadi, yang pasti akan sangat terimbas kepada rest area untuk parkir kendaraannya," ujar Rio saat dihubungi Kontan, Rabu (4/3/2026). 


Baca Juga: Secure Parking Proyeksikan Industri Parkir Tumbuh 10% di 2026, Ditopang Digitalisasi

Sementara itu, permintaan parkir di lokasi pusat perbelanjaan kata Rio juga bisa meningkat 20% hingga 40% dari hari normal. 

Selain itu, secara historis, IPA juga mencatat kenaikan jumlah kendaraan yang parkir di rumah sakit menjelang Hari Raya Lebaran, yakni bisa mencapai 50%. 

"Saya tidak tahu sentimen atau tren yang melatarbelakangi, tapi pada saat H-7 Lebaran, kuantitas kendaraan yang parkir di rumah sakit cukup tinggi," jelasnya. 

Sebaliknya, permintaan parkir di sejumlah lokasi juga diproyeksikan menurun, misalnya di ruko dan gedung perkantoran yang dipicu momentum libur atau cuti bersama. 

"Ruko itu bisa mengalami penurunan (permintaan parkir) di sekitar 14% sampai 26%. Kalau gedung perkantoran bisa sekitar 30% hingga 36%," ujar Rio. 

Baca Juga: Dukung Mobilitas Perkotaan, Centrepark Perkuat Pengelolaan Parkir Berbasis Teknologi

Ia menyebut, tantangan yang dirasakan pelaku industri pada momentum high season seperti Lebaran ialah keperluan untuk menambah personil di lapangan. 

Meskipun pendapatan meningkat karena lonjakan permintaan, para pelaku usaha kata Rio juga mengalami kenaikan cost lantaran adanya tenaga tambahan untuk layanan parkir. 

Saat ini, terbatasnya jumlah satuan lahan parkir (SRP) dibandingkan dengan jumlah kendaraan juga masih menjadi tantangan industri.

Untuk itu, dalam momentum Lebaran, Rio melihat strategi pemerintah mengadakan program mudik gratis dengan transportasi umum dan bus merupakan langkah yang tepat. 

Baca Juga: Industri Parkir Keluhkan Sulitnya Perizinan untuk Ekspansi Bisnis

Guna memecah konsentrasi jumlah kendaraan saat mudik, untuk kendaraan pribadi, Rio menyarankan agar pemerintah dapat menerapkan perpanjangan waktu cuti bersama dan pemisahan jam untuk kendaraan melintas. 

"Ini supaya pergerakan kolektif tidak terjadi secara bersamaan dalam waktu yang sangat dekat," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News