KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan pinjaman di platform fintech lending masih tumbuh tinggi. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pembiayaan industri pinjaman daring mencapai Rp 105,14 triliun pada Juni 2026, atau tumbuh 25,88% secara tahunan. Strategic Communication and Brand Lead AdaKami, Jonathan Kriss menyebut pertumbuhan ini semakin menegaskan pentingnya transparansi informasi agar masyarakat memilih dan memahami produk pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Salah satu upaya yang dilakukan AdaKami adalah menggelar kampanye Buka-Bukaan yang menyoroti pentingnya transparansi informasi pinjaman. Mulai dari informasi biaya hingga tenor cicilan, agar masyarakat dapat memahami kewajibannya sebelum menyetujui pinjaman.
Permintaan Pinjaman Tumbuh Subur, Transparansi Informasi Fintech Lending Jadi Sorotan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan pinjaman di platform fintech lending masih tumbuh tinggi. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pembiayaan industri pinjaman daring mencapai Rp 105,14 triliun pada Juni 2026, atau tumbuh 25,88% secara tahunan. Strategic Communication and Brand Lead AdaKami, Jonathan Kriss menyebut pertumbuhan ini semakin menegaskan pentingnya transparansi informasi agar masyarakat memilih dan memahami produk pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Salah satu upaya yang dilakukan AdaKami adalah menggelar kampanye Buka-Bukaan yang menyoroti pentingnya transparansi informasi pinjaman. Mulai dari informasi biaya hingga tenor cicilan, agar masyarakat dapat memahami kewajibannya sebelum menyetujui pinjaman.
TAG: