KONTAN.CO.ID - PARIS. Produsen minuman beralkohol asal Prancis, Pernod Ricard, melaporkan penurunan penjualan organik sebesar 3% pada tahun buku 2025. Hasil ini sesuai dengan perkiraan analis, namun perusahaan memperingatkan bahwa penjualan pada kuartal I tahun buku 2026 berpotensi melemah akibat ketidakpastian tarif serta turunnya permintaan di Amerika Serikat dan China. Pernod Ricard, produsen minuman keras terbesar kedua di dunia setelah Diageo, menyatakan penjualan tahunan hingga 30 Juni 2025 mencapai 10,959 miliar euro (US$12,83 miliar).
Pernod Ricard Prediksi Penurunan Penjualan Kuartal I 2026 akibat Pasar AS dan China
KONTAN.CO.ID - PARIS. Produsen minuman beralkohol asal Prancis, Pernod Ricard, melaporkan penurunan penjualan organik sebesar 3% pada tahun buku 2025. Hasil ini sesuai dengan perkiraan analis, namun perusahaan memperingatkan bahwa penjualan pada kuartal I tahun buku 2026 berpotensi melemah akibat ketidakpastian tarif serta turunnya permintaan di Amerika Serikat dan China. Pernod Ricard, produsen minuman keras terbesar kedua di dunia setelah Diageo, menyatakan penjualan tahunan hingga 30 Juni 2025 mencapai 10,959 miliar euro (US$12,83 miliar).
TAG: