KONTAN.CO.ID - Harga emas turun pada Kamis (3/4/2026), seiring menguatnya dolar AS dan naiknya harga minyak. Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan terus melancarkan serangan ke Iran. Pernyataan itu memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi. Data Reuters menunjukkan, harga emas spot turun 2,2% menjadi US$ 4.651,35 per ons pada pukul 13.30 waktu EDT (17.30 GMT), setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan di awal perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melemah 2,8% ke US$ 4.679,70. Dolar AS naik tajam, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Pernyataan Trump Goyang Pasar Emas, Inflasi Jadi Momok Baru
KONTAN.CO.ID - Harga emas turun pada Kamis (3/4/2026), seiring menguatnya dolar AS dan naiknya harga minyak. Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan terus melancarkan serangan ke Iran. Pernyataan itu memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi. Data Reuters menunjukkan, harga emas spot turun 2,2% menjadi US$ 4.651,35 per ons pada pukul 13.30 waktu EDT (17.30 GMT), setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan di awal perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melemah 2,8% ke US$ 4.679,70. Dolar AS naik tajam, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
TAG: