KONTAN.CO.ID - TEHERAN. Presiden Iran mengatakan bahwa Amerika Serikat menderita kekalahan yang memalukan dengan penolakan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo senjata di Teheran. Dalam pemungutan suara Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat tentang upaya AS untuk memperpanjang embargo senjata badan dunia terhadap Iran, Rusia dan China memberikan suara menentang. Baca Juga: Regulator: China harus mewaspadai bangkitnya shadow banking
Sementara 11 anggota abstain termasuk Prancis, Jerman dan Inggris. Amerika Serikat dan Republik Dominika adalah satu-satunya suara yang mendukung. "Saya tidak ingat Amerika Serikat mempersiapkan resolusi selama berbulan-bulan untuk menyerang Republik Islam Iran, dan mereka hanya mendapatkan satu suara," kata Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidato yang disiarkan televisi. "Tapi sukses besar adalah bahwa Amerika Serikat dikalahkan dalam konspirasi ini dengan penghinaan," ungkapnya.