KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perpanjangan kebijakan Bank Indonesia (BI) mengenai uang muka atau down payment (DP) 0% untuk kredit pemilikan rumah (KPR) hingga akhir 2027 berpotensi membuka peluang pertumbuhan bisnis asuransi properti. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan memprediksi kebutuhan perlindungan asuransi akan naik mengikuti peningkatan penyaluran KPR. “AAUI melihat perpanjangan kebijakan uang muka KPR dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan asuransi properti,” ujar Budi belum lama ini. Namun ia menilai, pertumbuhan premi tidak cukup hanya mengandalkan penjualan properti baru. Peningkatan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk melindungi aset, terutama dari risiko kebakaran dan bencana alam, juga diperlukan untuk memperluas penetrasi asuransi properti.
Perpanjangan Kebijakan Uang Muka KPR Diharapkan Bantu Tingkatkan Penetrasi Asuransi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perpanjangan kebijakan Bank Indonesia (BI) mengenai uang muka atau down payment (DP) 0% untuk kredit pemilikan rumah (KPR) hingga akhir 2027 berpotensi membuka peluang pertumbuhan bisnis asuransi properti. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan memprediksi kebutuhan perlindungan asuransi akan naik mengikuti peningkatan penyaluran KPR. “AAUI melihat perpanjangan kebijakan uang muka KPR dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan asuransi properti,” ujar Budi belum lama ini. Namun ia menilai, pertumbuhan premi tidak cukup hanya mengandalkan penjualan properti baru. Peningkatan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk melindungi aset, terutama dari risiko kebakaran dan bencana alam, juga diperlukan untuk memperluas penetrasi asuransi properti.
TAG: