Persaingan Bisnis Logam Mulia Meningkat, Jakarta Jadi Pasar Strategis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan perdagangan logam mulia Emas Now memperluas jaringan bisnisnya dengan membuka cabang baru di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Langkah ini menjadi ekspansi ketiga perusahaan sejak mulai beroperasi pada 1 Juli 2025, setelah sebelumnya membuka layanan di Bali dan Surabaya.

Ekspansi ke Jakarta mencerminkan upaya perusahaan menangkap peluang dari meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia sekaligus memperluas akses layanan transaksi emas yang mengedepankan transparansi harga dan proses digital.


Jakarta dipilih karena dinilai memiliki basis investor logam mulia yang besar serta permintaan yang terus meningkat terhadap layanan transaksi emas yang aman, cepat, dan mengikuti perkembangan harga pasar global.

Baca Juga: Eksekutif JP Morgan, James Willis, Direkrut HSBC untuk Pimpin Penjualan Logam Mulia

Berbeda dengan model toko emas konvensional, Emas Now mengembangkan konsep perdagangan logam mulia yang mengacu pada harga emas internasional secara real-time.

Model bisnis ini ditujukan untuk memberikan acuan harga yang lebih transparan bagi pembeli maupun penjual sehingga proses transaksi mengikuti dinamika pasar global.

Untuk memperkuat daya saingnya, perusahaan menawarkan sejumlah layanan utama. Salah satunya adalah Smart Buy, yakni sistem pembelian logam mulia melalui mekanisme special order.

Skema ini memungkinkan pelanggan memesan produk berdasarkan harga pasar internasional yang diperbarui secara langsung, dengan harapan memperoleh harga yang lebih kompetitif dibandingkan pembelian reguler.

Di sisi lain, perusahaan juga menyediakan layanan Instant Cash bagi masyarakat yang ingin menjual logam mulia maupun perhiasan emas.

Melalui layanan ini, emas akan dinilai berdasarkan harga pasar terkini melalui proses verifikasi sebelum pembayaran dilakukan setelah penilaian selesai.

Selain itu terdapat layanan MAXI Gold, yaitu skema transaksi yang menawarkan berbagai manfaat tambahan sesuai program yang sedang berjalan.

Layanan ini menjadi alternatif bagi pelanggan yang menginginkan nilai transaksi lebih optimal dibandingkan mekanisme penjualan biasa.

Baca Juga: Antam (ANTM) dan Bank Muamalat Kerja Sama Distribusi Logam Mulia

Tidak hanya menyediakan layanan transaksi, cabang Jakarta juga menawarkan penjualan berbagai produk logam mulia dari sejumlah merek seperti ANTAM, UBS, Galeri 24, dan merek logam mulia lainnya dalam berbagai ukuran.

Produk yang dipasarkan disebut telah dilengkapi sertifikat keaslian.

Untuk mendukung transparansi harga, perusahaan mengandalkan sistem Live Price yang menampilkan harga beli dan harga jual emas berdasarkan pergerakan pasar internasional secara real-time.

Dengan demikian, calon pembeli maupun penjual dapat mengetahui harga yang berlaku sebelum melakukan transaksi.

Marketing Director Emas Now Alif Fauzan mengatakan pengembangan cabang di Jakarta merupakan bagian dari strategi perusahaan membangun ekosistem perdagangan logam mulia yang tidak hanya melayani pembelian dan penjualan, tetapi juga berbagai kebutuhan investasi dalam satu layanan.

"Perusahaan berupaya menghadirkan proses transaksi yang lebih mudah, transparan, dan mengikuti perkembangan teknologi sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam bertransaksi logam mulia," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga: Komoditas Logam Mulia Terkoreksi, Begini Prospeknya pada Kuartal I – 2026

Secara bisnis, ekspansi ini menunjukkan semakin ketatnya persaingan di industri perdagangan logam mulia.

Pelaku usaha tidak lagi hanya bersaing melalui ketersediaan produk, tetapi juga melalui model layanan, transparansi harga, kecepatan transaksi, serta pemanfaatan teknologi digital untuk menarik investor maupun konsumen ritel yang semakin sensitif terhadap pergerakan harga emas global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News