KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tantangan persaingan penghimpunan dana di industri perbankan nampaknya sudah mulai melanda. Di tengah kondisi tersebut, Bank Mega Syariah memilih memperkuat penghimpunan dana murah (current account saving account/CASA) sebagai strategi utama menjaga struktur pendanaan dan likuiditas. Berdasarkan laporan keuangan bulanannya, dana pihak ketiga Bank Mega Syariah pada Mei 2026 tercatat sebesar Rp 9,41 triliun atau turun 12,27% dibandingkan bulan sebelumnya. Itu sejalan dengan, data industri berdasarkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menunjukkan DPK bank KBMI I turun 0,6% secara bulanan pada periode yang sama.
Persaingan Dana Kian Ketat, Bank Mega Syariah Andalkan Strategi B2B2C Dongkrak CASA
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tantangan persaingan penghimpunan dana di industri perbankan nampaknya sudah mulai melanda. Di tengah kondisi tersebut, Bank Mega Syariah memilih memperkuat penghimpunan dana murah (current account saving account/CASA) sebagai strategi utama menjaga struktur pendanaan dan likuiditas. Berdasarkan laporan keuangan bulanannya, dana pihak ketiga Bank Mega Syariah pada Mei 2026 tercatat sebesar Rp 9,41 triliun atau turun 12,27% dibandingkan bulan sebelumnya. Itu sejalan dengan, data industri berdasarkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menunjukkan DPK bank KBMI I turun 0,6% secara bulanan pada periode yang sama.
TAG: