Persepsi Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi RI Saat Ini Turun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini mengalami penurunan pada Juli 2026.

Berdasarkan hasil survei konsumen oleh Bank Indonesia (BI) menunjukkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini mengalami penurunan tercermin dari Indeks Ekspektasi Ekonomi (IKE) pada Juli 2026 sebesar 107,9 lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 109,2.  Meski turun, indeks ini masih berada pada level optimisyis (indeks >100).

“Tetap optimisnya IKE ditopang oleh Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG),” mengutip laporan Survei Konsumen BI, Senin (10/8/2026). 


IPSI, IKLK, dan IPDG yang tercatat masing-masing sebesar 118,5, 101,1, dan 104,1, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya masing-masing sebesar 119,8, 101,8, dan 105,9.

Baca Juga: BI: Persepsi Konsumen Terhadap Ekonomi Menurun di Maret 2026

Secara spasial, IKE mengalami penurunan terutama di Pontianak, Bandung, dan Pangkal Pinang. Peningkatan IKE antara lain terjadi di wilayah Banten, Manado, dan Banjarmasin.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini sebagian besar mengalami penurunan indeks.

Indeks yang meningkat hanya pada kelompok pengeluaran pengeluaran Rp 4,1 juta hingga  Rp 5 juta, yaitu sebesar 124,5. Sementara pada kelompok lainnya mengalami penurunan.

Berdasarkan kelompok usia, indeks yang mengalami penurunan hanya pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun, dan kelompok usia di atas 60 tahun mengalami stagnan.

Selanjutnya, persepsi responden berpendidikan SMA terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini menurun dan masih berada pada level pesimis.

Baca Juga: Survei BI: Persepsi Konsumen Terhadap Ekonomi Menguat, Tapi Penghasilan Melemah

Meskipun demikian, responden berpendidikan akademi/diploma, sarjana, dan pascasarjana mencatatkan kenaikan indeks, masing-masing sebesar 106,2, 114,5, dan 101,7.

Berdasarkan kelompok usia, indeks masih berada di level optimis pada kelompok usia 20-40 tahun, sedangkan kelompok usia  diatas 41 tahun berada pada level pesimis.

Dari sisi pengeluaran, IPDG berada pada level optimis pada kelompok pengeluaran  diatas Rp 4,1 juta. Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran  diatas Rp5 juta, meskipun sedikit menurun menjadi sebesar 108,3.

Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, diikuti kelompok usia 31-40 tahun, masing-masing sebesar 109,5 dan 106,0.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News