KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Premi risiko investasi Indonesia menunjukkan tren penurunan di tengah membaiknya persepsi investor terhadap kondisi fiskal. Meski demikian, penurunan premi risiko tersebut belum serta-merta diikuti penguatan rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, CDS Indonesia tenor lima tahun berada di level 92,148 basis point (bps) pada Rabu (14/10/2026), turun tipis dari akhir pekan lalu di 92,2. Sementara CDS tenor 10 tahun sedikit naik tipis menjadi 141,79 bps dari 141,45 bps pada periode yang sama. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, prospek fiskal Indonesia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan CDS. Kepastian bahwa defisit anggaran masih sesuai jalur target tahun ini, ditambah meredanya wacana perubahan batas defisit, turut menopang kepercayaan pasar terhadap kemampuan pemerintah menjaga disiplin fiskal.
Persepsi Risiko Fiskal Membaik, CDS Indonesia Diperkirakan Bergerak Stabil
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Premi risiko investasi Indonesia menunjukkan tren penurunan di tengah membaiknya persepsi investor terhadap kondisi fiskal. Meski demikian, penurunan premi risiko tersebut belum serta-merta diikuti penguatan rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, CDS Indonesia tenor lima tahun berada di level 92,148 basis point (bps) pada Rabu (14/10/2026), turun tipis dari akhir pekan lalu di 92,2. Sementara CDS tenor 10 tahun sedikit naik tipis menjadi 141,79 bps dari 141,45 bps pada periode yang sama. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, prospek fiskal Indonesia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan CDS. Kepastian bahwa defisit anggaran masih sesuai jalur target tahun ini, ditambah meredanya wacana perubahan batas defisit, turut menopang kepercayaan pasar terhadap kemampuan pemerintah menjaga disiplin fiskal.