Pertagas Alirkan Gas 3.800 MMBTUD ke Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama anak usahanya, PT Pertagas Niaga (PTGN), mulai menyalurkan gas bumi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatra Utara.

Dalam proyek tersebut, Pertagas membangun dan mengoperasikan infrastruktur pipa extension KEK Sei Mangkei. Sementara itu, PTGN menjalankan kegiatan niaga gas bumi kepada pelanggan industri di kawasan tersebut.

Sejak Januari 2026, PTGN mendistribusikan gas bumi kepada PT Evyap Sabun Indonesia (ESI), perusahaan oleochemical, dengan volume yang meningkat secara bertahap hingga mencapai 3.800 MMBTUD.


Baca Juga: Pertagas Siap Pasokan Gas 125 MMSCFD ke Kilang RDMP Balikpapan

President Director PTGN Toto Yulianto mengatakan, penyaluran gas bumi ke KEK Sei Mangkei diharapkan meningkatkan keandalan pasokan energi bagi industri strategis nasional.

Selain itu, penggunaan gas bumi dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus memperkuat daya saing industri hilir berbasis kimia dan oleochemical.

“Kami percaya pemanfaatan gas bumi akan membantu sektor industri oleochemical bertumbuh dan mendapat efisiensi operasional serta sekaligus mendukung target dekarbonisasi industri nasional,” ujar Toto dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).

Corporate Secretary PT Pertamina Gas Sulthani Adil Mangatur menambahkan, pasokan gas ke KEK Sei Mangkei ditopang oleh pipa gas Arun–Belawan yang menjadi tulang punggung penyaluran gas di wilayah Sumatra bagian utara.

Baca Juga: Pertagas Sepakati Jual Beli Gas dengan Afiliasi PT Energi Mega Persada (ENRG)

Untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan industri, Pertagas membangun pipa extension KEK Sei Mangkei sebagai penguatan infrastruktur.

Sulthani menyebutkan, pengembangan infrastruktur gas bumi ini mendukung komitmen Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong transisi energi. Pemanfaatan gas bumi dinilai berkontribusi menekan emisi karbon dan meningkatkan efisiensi biaya produksi industri.

Adapun sepanjang 2025, Pertagas mencatatkan volume transmisi gas melampaui 1.500 MMSCFD, tumbuh sekitar 4% dibandingkan 2024.

Selanjutnya: Senin (9/2) Siang, Rupiah Menguat Menjadi Rp 16.851 per Dolar AS

Menarik Dibaca: Mothercare Gandeng Klamby dan KAMI Luncurkan Koleksi Ramadan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News