KONTAN.CO.ID - DUMAI. PT Pertamina (Persero) melalui usaha afialiasinya PT Pertagas Niaga (PTGN) menyuplai gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) untuk kebutuhan industri. Suplai itu ditujukan kepada salah satu industri oleochemical, yakni PT Energi Sejahtera Mas (ESM) di di Kecamatan Lubuk Gaung, Kota Dumai. Dilakukan Selasa (28/8), suplai LNG untuk ESM ini menandai pertama kalinya industri di Kota Dumai menggunakan gas alam LNG sebagai sebagai sumber energi. Presiden Direktur PTGN, Linda Sunarti menyebut, suplai LNG diperoleh dari Filling Station di Arun, Lhokseumawe yang kemudian diantarkan menggunakan LNG truk isotank. Lalu, sesampainya di Dumai, LNG ini akan diubah kembali menjadi gas dengan proses regasifikasi untuk menghasilkan energi gas dengan volume 1,2 MMSCF/hari. “Kebutuhan energi gas ESM ini selanjutnya akan meningkat hingga 3,6 MMSCFD dalam kurun waktu dua bulan mendatang,” kata Linda melalui keterangan yang diterima KONTAN, Rabu (29/8).
Pertama kalinya, Pertagas Niaga pasok LNG untuk industri di Dumai
KONTAN.CO.ID - DUMAI. PT Pertamina (Persero) melalui usaha afialiasinya PT Pertagas Niaga (PTGN) menyuplai gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) untuk kebutuhan industri. Suplai itu ditujukan kepada salah satu industri oleochemical, yakni PT Energi Sejahtera Mas (ESM) di di Kecamatan Lubuk Gaung, Kota Dumai. Dilakukan Selasa (28/8), suplai LNG untuk ESM ini menandai pertama kalinya industri di Kota Dumai menggunakan gas alam LNG sebagai sebagai sumber energi. Presiden Direktur PTGN, Linda Sunarti menyebut, suplai LNG diperoleh dari Filling Station di Arun, Lhokseumawe yang kemudian diantarkan menggunakan LNG truk isotank. Lalu, sesampainya di Dumai, LNG ini akan diubah kembali menjadi gas dengan proses regasifikasi untuk menghasilkan energi gas dengan volume 1,2 MMSCF/hari. “Kebutuhan energi gas ESM ini selanjutnya akan meningkat hingga 3,6 MMSCFD dalam kurun waktu dua bulan mendatang,” kata Linda melalui keterangan yang diterima KONTAN, Rabu (29/8).