Pertamina EP dorong produksi Lapangan Sele



KONTAN.CO.ID - SELE. PT Pertamina EP (PEP) Asset 4 Papua Field berkomitmen untuk menjaga ketahanan energi di kawasan timur Nusantara. Pertamina EP Aset 4 Papua Field mempunyai tiga lapangan utama yaitu lapangan produksi Klamono, lapangan produksi Salawati (Kanal) dan lapangan Sele Linda yang baru saja diserahterimakan pada bulan November tahun kemarin dari IBN Oil Holdico Limited.

Tepat pada tanggal 16 November 2018 secara resmi IBN Oil Holdico Limited berhenti mengelola lapangan Sele Linda dan dialihkelolakan ke PEP Asset 4 Papua Field. IBN Oil Holdico Limited bermitra dengan PT Pertamina EP dalam bentuk TAC (Technical Assistant Contract).

Produksi minyak pertama kali setelah diserahterimakan ke Papua Field sebesar 101 BOPD. Saat ini produksi lapangan Sele Linda tercatat sebesar 167 BOPD.


Di antara tiga lapangan utama yang dimiliki PEP Papua Field, lapangan produksi Sele Linda merupakan lapangan dengan akses paling sulit dilalui dan jangkauan komunikasi yang sangat terbatas. Waktu tempuh dari kota Sorong menuju lokasi tersebut lebih dari tiga jam perjalanan untuk kondisi jalan normal dan tidak turun hujan.

Makanya PEP Papua Field juga berkomiten untuk menjadikan lapangan Sele Linda menjadi lebih baik dalam hal infrastruktur, keselamatan kerja hingga kegiatan housekeeping.

Hal ini ditunjukkan dengan adanya beberapa kegiatan yang dilaksanakan PEP Papua Field antara lain pelaksanaan BST (Basic Safety Training) untuk seluruh pekarya Sele Linda, kegiatan housekeeping bersama-sama, perbaikan jembatan dan jalan serta kegiatan lainnya.

Kegiatan housekeeping dilaksanakan di lapangan Sele Linda antara lain pada area pumping unit, perkantoran, halaman hingga mushola dan gereja. Seluruh pekera dan pekarya yang on duty ikut serta dalam kegiatan housekeeping.

Steven Rumpombo selaku Senior Supervisor menyampaikan bahwa, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah agar terciptanya rasa memiliki, rasa tanggung jawab untuk lingkungan, di mana mereka semua setiap hari mereka bekerja di situ. “Keindahan dan Kebersihan merupakan bagian dari Iman kita,” imbuh Steven dalam siaran pers pada Jumat (25/1).

Hanif Setiawan selaku Papua Field Manager menyampaikan bahwa Papua Field sudah menyiapkan beberapa program untuk peningkatan produksi di lapangan Sele Linda untuk dieksekusi tahun 2019.

“Dalam hal keselamatan kerja, setiap orang yang bekerja di lapangan harus lulus tes BST yang diselenggarakan fungsi HSSE agar semua tahu dan peduli terhadap keselamatan,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto