KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field melaporkan telah menuntaskan Project Perubahan Pola Operasi Penyaluran Gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala melalui Stasiun Pengumpul Gas (SKG-X) Prabumulih Barat menuju LPG Plant Limau Timur. Sebagai tindak lanjut proyek tersebut, PEP Prabumulih Field melaksanakan penyaluran perdana gas dari ketiga struktur tersebut ke LPG Plant Limau Timur. Proyek ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi roadmap Swasembada Energi, khususnya di bidang Migas dan LPG. Inovasi Pertamina ini berhasil meningkatkan produksi LPG dari 55 metrik ton per hari (MTD) menjadi 85 MTD dan kondensat dari 200 BOPD menjadi 350 BOPD tanpa melakukan pengeboran sumur baru. Meski begitu, produksi LPG masih dapat ditingkatkan menjadi 100 MTD.
Pertamina EP Prabumulih Field Tuntaskan Proyek PSN, Produksi LPG Naik Jadi 85 MTD
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field melaporkan telah menuntaskan Project Perubahan Pola Operasi Penyaluran Gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala melalui Stasiun Pengumpul Gas (SKG-X) Prabumulih Barat menuju LPG Plant Limau Timur. Sebagai tindak lanjut proyek tersebut, PEP Prabumulih Field melaksanakan penyaluran perdana gas dari ketiga struktur tersebut ke LPG Plant Limau Timur. Proyek ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi roadmap Swasembada Energi, khususnya di bidang Migas dan LPG. Inovasi Pertamina ini berhasil meningkatkan produksi LPG dari 55 metrik ton per hari (MTD) menjadi 85 MTD dan kondensat dari 200 BOPD menjadi 350 BOPD tanpa melakukan pengeboran sumur baru. Meski begitu, produksi LPG masih dapat ditingkatkan menjadi 100 MTD.