Pertamina Geothermal (PGEO) Cetak Pendapatan dan Laba Bersih Naik di Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengembang energi terbarukan panas bumi, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) membukukan kinerja keuangan yang positif hingga akhir semester I-2026. Dalam laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), PGEO mencatat pendapatan sebesar US$ 235,03 juta pada semester I-2026 atau tumbuh 14,73% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu US$ 204,85 juta. Bila ditelusuri, mayoritas pendapatan PGEO pada semester I-2026 berasal dari penjualan uap dan listrik sebanyak US$ 225,72 juta. Selain itu, PGEO juga mencatat pendapatan berupa production allowance ke pihak ketiga sebesar US$ 9,31 juta. Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan dan beban langsung lainnya PGEO meningkat 24,26% yoy menjadi US$ 104,59 juta pada semester I-2026, dari sebelumnya yakni US$ 84,20 juta.

Baca Juga: IHSG Menguat ke 6.162,2 di Pagi Ini (29/7), Top Gainers LQ45: ESSE, CIAN, WIFI Hasil ini membuat PGEO meraih laba bruto sebesar US$ 130,44 juta pada semester I-2026 atau meningkat 8,11% yoy dibandingkan laba bruto perusahaan pada semester I-2025 yakni US$ 120,65 juta. Laba usaha PGEO juga naik 4,43% yoy dari US$ 109,70 juta pada semester I-2025 menjadi US$ 114,56 juta pada semester I-2026. Hingga akhir semester I-2026, PGEO mengantongi laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 79,62 juta. Angka ini naik 15,46% yoy dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya yaitu US$ 68,96 juta. Laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PGEO juga naik dari US$ 0,0017 pada semester I-2025 menjadi US$ 0,0019 pada semester I-2026.

 
PGEO Chart by TradingView

PGEO memiliki total aset sebanyak US$ 2,97 miliar pada akhir semester I-2026. Nilai aset ini terdiri dari liabilitas sebesar US$ 961,18 juta dan ekuitas sebesar US$ 2,01 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News