KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai menyalakan mesin pengembangan panas bumi di Sumatra. Di awal tahun, emiten yang kerap disebut dengan PGE ini telah melakukan kick-off meeting pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Kini pengembangan PLTP Lumut Balai memasuki tahap lanjutan. Kali ini PGEO akan berfokus pada penguatan persiapan infrastruktur di Cluster 19 dan Cluster E. Tahap ini merupakan langkah krusial sebelum memasuki tahap pengeboran. Pada tahap ini, PGE telah menandatangani kontrak pekerjaan infrastruktur, mencakup pembangunan well pad (tapak sumur) dan akses jalan, yang menjadi fondasi bagi pelaksanaan tahap pengeboran dan mendukung mobilitas alat berat di area proyek.
Pertamina Geothermal (PGEO) Mulai Tahap Lanjutan PLTP Lumut Balai Unit 3 55 MW
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai menyalakan mesin pengembangan panas bumi di Sumatra. Di awal tahun, emiten yang kerap disebut dengan PGE ini telah melakukan kick-off meeting pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Kini pengembangan PLTP Lumut Balai memasuki tahap lanjutan. Kali ini PGEO akan berfokus pada penguatan persiapan infrastruktur di Cluster 19 dan Cluster E. Tahap ini merupakan langkah krusial sebelum memasuki tahap pengeboran. Pada tahap ini, PGE telah menandatangani kontrak pekerjaan infrastruktur, mencakup pembangunan well pad (tapak sumur) dan akses jalan, yang menjadi fondasi bagi pelaksanaan tahap pengeboran dan mendukung mobilitas alat berat di area proyek.