Pertamina lakukan peralihan aset demi memperkuat Pertamina International Shipping



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina melakukan inbreng sejumlah aset demi memperkuat supply chain Pertamina International Shipping (PIS) yang resmi menjadi subholding perkapalan dan marine logistic.

Manager Business Development Pertamina International Shipping Dian Prama Irfani menjelaskan dalam upaya transformasi dari shipping company menjadi marine logistic company saat ini sedang dilakukan pengalihan aset. "Saat ini sedang pengalihan 6 terminal dan storage yang strategis," kata Irfani dalam Konferensi Pers Virtual, Rabu (5/5).

Irfani melanjutkan storage di Pulau Sambu merupakan salah satu yang tengah dilakukan inbreng ke PIS. Lokasi yang disebut strategis karena berdekatan dengan Singapura diharapkan mampu mewujudkan aspirasi menjadi Asian Energy Storage Hub dengan kapasitas mencapai 300 ribu kiloliter (kl).


Aset lainnya yakni terminal dan storage di  Tanjung Uban, Tanjung Sekong, Terminal Refigerated Tuban, Kota Baru dan Baubau. "Integrasi storage dan terminal ini bisa positif bagi PIS untuk kembangkan bisnis third parties ke depan sebagai additional revenues. Juga bisa meningkatkan layanan ke depannya," ujar Irfani.

Baca Juga: Erick Thohir pastikan Pertamina International Shipping gelar IPO di tahun ini

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury mengungkapkan aset lainnya meliputi tug boat serta saham Pertamina di Pertamina Transcontinental yang mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar.

"Kita harapkan kalau ini sudah diinbrengkan ke PIS, bukan hanya bisa digunakan Pertamina tapi dioptimalkan oleh pihak ketiga lainnya sehingga fasilitas ini nantinya terbuka dan memperlancar logistik dan value chain di Indonesia," kata Pahala.

Pahala pun memastikan tidak ada biaya yang dikeluarkan pasalnya sifatnya hanya peralihan aset.

Dalam pemberitaan Kontan, PT Pertamina resmi melakukan inbreng atas 71 kapal migas kepada PT Pertamina International Shipping. "Pertamina sudah melakukan inbreng sebagai bagian dari pembentukan subholding Pertamina Shipping dan Marine Logistics," kata dia ke KONTAN, Senin (3/5).

Selanjutnya: Pertamina International Shipping resmi jadi subholding perkapalan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .