Pertamina monitoring pasokan solar di Priangan Timur



KONTAN.CO.ID - TASIKMALAYA. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III terus melakukan pengawasan terhadap pasokan Biosolar di wilayah Priangan Timur, yakni Tasikmalaya, Pangandaran, Ciamis, Garut dan Banjar.

Pertamina dalam siaran persnya bilang stok Biosolar di Fuel Terminal (Terminal BBM) Tasikmalaya yang memasok SPBU di wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran berada dalam kondisi aman. Demikian juga untuk pasokan SPBU di wilayah Garut yang berasal dari Fuel Terminal Bandung Group.

Baca Juga: Tekan biaya untuk bersaing dengan produsen ponsel murah, Samsung produksi di China


Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami mengungkapkan Pertamina turut melakukan pemantauan penyaluran solar dari Fuel Terminal hingga ke SPBU selama 24 jam, seiring dengan diaktifkannya Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) mulai 15 November 2019.

"Sampai hari ini pasokan BBM terutama untuk produk Biosolar aman. Pada Sabtu 16 November, kami sudah meningkatkan penyaluran lebih dari 20 persen dari penyaluran bulan Oktober," ujar Dewi dalam siaran persnya, Senin (18/11).

Lebih jauh Dewi mengungkapkan, pihaknya menghimbau masyarakat untuk menggunakan Biosolar sesuai alokasinya, yakni berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014?, Biosolar hanya ditujukan bagi rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi, dan pelayanan umum.

Baca Juga: Aturan bahan bakar sulfur rendah, begini kesiapan industri migas

Dewi menambahkan, bagi masyarakat pengguna bahan bakar diesel, Pertamina juga menyediakan varian BBM alternatif untuk kendaraan bermesin diesel yakni Dexlite & Pertamina Dex yg tersedia di SPBU, yang memiliki kualitas lebih baik.

Di area Priangan Timur, terdapat 66 SPBU outlet Dexlite dan 30 SPBU outlet Pertamina Dex, salah satunya berada di SPBU 3446103 Jl. RM. Martadinata Cipedes Kota Tasikmalaya. Untuk itu, apabila masyarakat memiliki keluhan mengenai ketersediaan BBM dan LPG dapat menghubungi Pertamina melalui Call Center 135.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .