Pertamina NRE Gandeng Copenhagen Urban Solar, Bidik Investasi Energi di Bangladesh



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) melebarkan sayap bisnisnya di pasar internasional. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP) untuk menjajaki kerja sama pengembangan sektor energi terbarukan di Bangladesh.

Penandatanganan kerja sama strategis ini dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Chairman CUSP Ziaur Rahman di Grha Pertamina, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026). 

Melalui kesepakatan ini, kedua perusahaan bakal mengeksplorasi peluang investasi proyek energi bersih, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (solar PV) serta peluang kerja sama operasi dan pemeliharaan (O&M).


Baca Juga: Penjualan Erajaya Tumbuh 40,9% di Kuartal I-2026, Segmen Ponsel & Tablet Mendominasi

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan keseriusan Pertamina dalam bidang energi dan upaya untuk memperluas pengembangan energi hijau di kawasan internasional.

“Di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian, kolaborasi ini menjadi momentum penting dan langkah strategis bagi pengembangan bisnis energi terbarukan di Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan energi bersih yang berkelanjutan di Bangladesh,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (17/5).

John mengungkapkan, pengembangan kerja sama di Bangladesh juga berpotensi memperkuat portofolio internasional Pertamina NRE.

“Saat ini Pertamina NRE telah memiliki kapasitas instalasi terpasang lebih dari 1 GWp di Filipina dan terus berkembang dengan target mencapai 2,6 GWp pada akhir tahun ini. Pencapaian konkret tersebut menjadi modal penting bagi Pertamina NRE untuk mengembangkan proyek serupa di Bangladesh,” ungkapnya.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Kenaikan Fuel Surcharge, Minat Penumpang Bisa Turun

Dalam ruang lingkup kerja sama ini, kedua belah pihak akan segera melakukan studi kelayakan (feasibility study) yang mencakup aspek teknis, pasar, bisnis, lingkungan, hukum, serta risiko proyek. 

Selain itu, Pertamina NRE dan CUSP juga akan menjajaki kerja sama komersial serta penerapan teknologi terkait pengembangan energi terbarukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News