KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga buka suara mengenai kekhawatiran migrasi pengguna BBM non-subsidi ke BBM subsidi menyusul kenaikan harga sejumlah produk nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Perta Dex, dan Dexlite. Perusahaan memastikan bakal memperketat pengawasan di lapangan guna mengantisipasi penyalahgunaan. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menilai, potensi peralihan konsumsi secara masif seharusnya bisa diminimalisir. Pasalnya, segmen konsumen produk tersebut merupakan kalangan menengah ke atas yang secara profil kendaraan memerlukan spesifikasi BBM berkualitas tinggi. "Kenaikan BBM non subsidi (Pertamax Turbo, PertaDex Dexlite) ini secara penggunaan dan realisasi di lapangan hanya relatif kecil dibanding BBM Subsidi. Penggunanya adalah bersifat kendaraan pribadi yang menengah ke atas dan rumah tangganya otomatis menengah ke atas yang bisa beli kendaraan roda 4," jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (20/4/2026).
Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Aman dan Awasi Penyelewengan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga buka suara mengenai kekhawatiran migrasi pengguna BBM non-subsidi ke BBM subsidi menyusul kenaikan harga sejumlah produk nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Perta Dex, dan Dexlite. Perusahaan memastikan bakal memperketat pengawasan di lapangan guna mengantisipasi penyalahgunaan. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menilai, potensi peralihan konsumsi secara masif seharusnya bisa diminimalisir. Pasalnya, segmen konsumen produk tersebut merupakan kalangan menengah ke atas yang secara profil kendaraan memerlukan spesifikasi BBM berkualitas tinggi. "Kenaikan BBM non subsidi (Pertamax Turbo, PertaDex Dexlite) ini secara penggunaan dan realisasi di lapangan hanya relatif kecil dibanding BBM Subsidi. Penggunanya adalah bersifat kendaraan pribadi yang menengah ke atas dan rumah tangganya otomatis menengah ke atas yang bisa beli kendaraan roda 4," jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (20/4/2026).