KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) mendorong pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk meningkatkan produksi energi bersih yang mendukung kelistrikan nasional. Hingga 2025, produksi listrik bersih Pertamina telah mencapai 8.743 Gigawatt hour (GWh). Energi tersebut dikontribusikan dari pembangkit listrik EBT dengan total kapasitas terpasang mencapai 3,1 GW. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan bagian dari inisiatif Pertamina Group dalam pengembangan bisnis rendah karbon. Baron menegaskan komitmen Pertamina memperkuat pengembangan energi bersih sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan global sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik nasional. Penguatan bauran energi nasional menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi di tengah dinamika energi global yang ditandai dengan fluktuasi harga energi, ketidakpastian pasokan, serta tekanan terhadap pengurangan emisi.
Pertamina Punya 3,1 GW Pembangkit EBT, Produksi Listrik 8.743 GWh pada 2025
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) mendorong pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk meningkatkan produksi energi bersih yang mendukung kelistrikan nasional. Hingga 2025, produksi listrik bersih Pertamina telah mencapai 8.743 Gigawatt hour (GWh). Energi tersebut dikontribusikan dari pembangkit listrik EBT dengan total kapasitas terpasang mencapai 3,1 GW. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan bagian dari inisiatif Pertamina Group dalam pengembangan bisnis rendah karbon. Baron menegaskan komitmen Pertamina memperkuat pengembangan energi bersih sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan global sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik nasional. Penguatan bauran energi nasional menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi di tengah dinamika energi global yang ditandai dengan fluktuasi harga energi, ketidakpastian pasokan, serta tekanan terhadap pengurangan emisi.