Pertamina: Restrukturisasi dilakukan untuk memperkuat pengelolaan energi nasional



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) berupaya terus memperkuat komitmen menjalankan fungsi strategis dalam mengelola dan menyediakan energi bagi kepentingan masyarakat hingga pelosok negeri pasca restrukturisasi perusahaan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menyampaikan, sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seluruh kebijakan Pertamina harus mengacu pada arahan pemegang saham dalam hal ini Menteri BUMN yang mewakili pemerintah.

“Dalam menjalankan kebijakan tersebut, manajemen Pertamina senantiasa mempertimbangkan aspek strategis, prosedur, termasuk seluruh aset perusahaan serta pekerja sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (22/7).


Baca Juga: Pertamina pastikan simplifikasi produk turut bersinergi dengan pemerintah daerah

Fajriyah menegaskan, restrukturisasi Pertamina telah sesuai dengan keputusan pemegang saham sebagaimana yang tertuang dalam Buku Putih dan Roadmap Transformasi BUMN. Selain itu, ia memastikan bahwa proses dijalankan secara prudent serta profesional oleh Pertamina, sejalan dengan undang-undang maupun regulasi yang ada.

Bahkan, dengan langkah tersebut, pemerintah berharap Pertamina dapat mengembangkan bisnis dengan lebih agresif sehingga dapat meningkatkan kontribusi perusahaan kepada negara.

“Saat ini Pertamina fokus menyukseskan restrukturisasi untuk dapat meningkatkan kinerja operasional maupun finansial,” tegas Fajriyah.

Terkait dengan pekerja, tambah Fajriyah, Pertamina memaksimalkan pemberdayaan pekerja dengan memastikan status kekaryawanan seluruh pekerja Pertamina tetap sama dengan perlindungan terhadap hubungan kerja serta hak-hak normatif pekerja, seperti ketentuan perusahaan di mana pun mereka ditugaskan, baik di induk usaha (holding) maupun anak usaha (sub-holding).

Pertamina pun memastikan seluruh proses bisnisnya berjalan dengan baik supaya layanan kepada public tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Manajemen dan pekerja juga tetap fokus untuk bekerja dan melakukan inovasi untuk menghadapi tantangan ke depan sekaligus mewujudkan inovasi membanggakan serta target achievement seperti Fortune 100 dan Green Energy,” tutup Fajriyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari