JAKARTA. Pertamina menargetkan efisiensi finansial senilai 651 juta dolar AS (sekitar Rp 8,46 triliun) per tahun melalui transformasi pengadaan minyak mentah dan produk minyak oleh Integrated Supply Chain (ISC). "Dari insiatif-insiatif dan juga langkah terobosan yang dilakukan ISC sepanjang tahun ini, Pertamina ke depan berpotensi dapat menciptakan nilai tambah dan efisiensi sebesar 651 juta dolar per tahun," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa. Menurut Dwi, perkembangan tersebut sangat menggembirakan apabila ruang-ruang pembenahan dapat dioptimalkan sehingga mendatangkan benefit bagi Pertamina. Adapun, dampak finansial yang dimaksud adalah penciptaan nilai tambah bagi perusahaan dan efisiensi yang dihasilkan.
Pertamina targetkan efisiensi pengadaan
JAKARTA. Pertamina menargetkan efisiensi finansial senilai 651 juta dolar AS (sekitar Rp 8,46 triliun) per tahun melalui transformasi pengadaan minyak mentah dan produk minyak oleh Integrated Supply Chain (ISC). "Dari insiatif-insiatif dan juga langkah terobosan yang dilakukan ISC sepanjang tahun ini, Pertamina ke depan berpotensi dapat menciptakan nilai tambah dan efisiensi sebesar 651 juta dolar per tahun," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa. Menurut Dwi, perkembangan tersebut sangat menggembirakan apabila ruang-ruang pembenahan dapat dioptimalkan sehingga mendatangkan benefit bagi Pertamina. Adapun, dampak finansial yang dimaksud adalah penciptaan nilai tambah bagi perusahaan dan efisiensi yang dihasilkan.