KONTAN.CO.ID - Ketika Amazon dan Reliance berselisih tentang kesepakatan Future, pertarungan yang lebih besar tampaknya akan segera terjadi karena dua orang terkaya di dunia mengincar pangsa ritel di India, yang jumlah penduduknya lebih dari 1 miliar. Awal tahun ini, Reliance Industries Limited (RIL) milik Mukesh Ambani mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan dengan Kishore Biyani's Future Group untuk mengakuisisi aset dalam bisnis ritelnya senilai US$ 3,4 miliar. Segera setelah kesepakatan diumumkan, Amazon milik Jeff Bezos berusaha memblokir kesepakatan tersebut
Mengutip India Today, Selasa (3/11), Amazon menuduh Future Group melanggar kewajiban kontrak dengan memutuskan untuk menjual aset ritelnya ke Reliance Retail. Beberapa minggu setelah kesepakatan Future-Reliance diumumkan, Amazon mendapatkan keputusan sementara dari arbitrator Singapura untuk menghentikan sementara kesepakatan tersebut. Keputusan akhir dalam masalah ini sedang ditunggu. Baca Juga: Warren Buffett sebut setiap orang bisa sukses besar bila membangun kebiasaan ini Raksasa e-commerce itu juga telah mendekati regulator pasar India terkait kesepakatan tersebut dan menuduh Future Group menyesatkan pemegang sahamnya terkait kesepakatan tersebut. Tetapi perselisihan hukum antara kesepakatan Future tampaknya hanya menjadi bagian dari pertempuran yang lebih besar antara Amazon dan Reliance karena kedua pemilik miliarder mereka ingin mengambil bagian yang lebih besar dari pasar ritel India. Di luar sengketa kesepakatan Future. Baik Mukesh Ambani dan Jeff Bezos menyadari potensi pasar ritel India yang berkembang dan lebih dari satu miliar konsumen di negara tersebut. Banyak laporan penelitian yang memperkirakan nilai pasar ritel India akan menyentuh lebih dari US$ 1 triliun pada tahun 2025, menjadikannya salah satu yang paling menguntungkan di dunia.