Pertempuran militer China dan India di perbatasan Himalaya beralih ke media sosial



KONTAN.CO.ID -  Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan Tentara India memindahkan perkelahian fisik mereka di perbatasan Himalaya ke media sosial, setelah pemerintah kedua negara berusaha menekan dan memperkecil eskalasi di antara kedua belah pihak.

Sebelumnya militer kedua negara saling berhadap-hadapan dan bahkan terjadi perkelahian fisik di perbatasan Himalaya.

Mengutip South China Morning Post, Kamis (4/6), sebuah posting yang memperlihatkan beberapa tentara India yang konon dijatuhkan oleh tentara PLA dalam pertempuran tinju dan tongkat di wilayah perbatasan Danau Pangong dengan India diedarkan di antara situs web militer China pada hari Minggu.


Baca Juga: 10.000 tentara China dikabarkan menerebos wilayah India dan bangun pertahanan

Di situs media sosial China, WeChat, seorang tentara China memposting foto-foto yang memperlihatkan sejumlah tentara India terbaring di tanah dengan sekelompok tentara PLA berdiri di dekatnya dengan tongkat di tangan mereka.

Foto-foto itu disertai dengan keterangan China yang mengatakan pihak Tiongkok "hanya memiliki satu luka tetapi lusinan tentara India terluka".

Laporan itu diterbitkan satu hari setelah pihak India memposting video di YouTube yang menunjukkan bahwa pasukan India telah menangkap seorang perwira China, yang tampak sangat kasar selama perkelahian di Danau Pangong, sekitar 4.350 meter (14.300 kaki) di atas permukaan laut di Himalaya .

Baca Juga: Rusia mengaku khawatir militer China dan India sudah diambang perang

Video yang dibuat dengan kasar, yang tidak termasuk tanggal kejadian, juga menunjukkan kendaraan militer PLA yang rusak di tengah-tengah seruan pasukan India.

Editor: Noverius Laoli