KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyak pihak yang memperdebatkan peran Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF dan World Bank 2018 di Bali. Apalagi, baru-baru ini telah terjadi bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Mantan Menteri Keuangan M Chatib Basri pun angkat bicara soal ini. Melalui akun twitternya @ChatibBasri, ia menjelaskan kapan Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah dan apa manfaat yang bisa diambil dari pertemuan tahunan tersebut. Chatib menyampaikan, pemerintah bersama Bank Indonesia sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF-World Bank sejak September 2014, dimana pengajuan ini dilakukan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Indonesia kemudian ditetapkan menjadi tuan rumah pada Oktober 2015 setelah melalui tahapan yang tidak mudah.
Pertemuan tahunan IMF-Wolrd Bank 2018 jadi perdebatan, Chatib Basri angkat bicara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyak pihak yang memperdebatkan peran Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF dan World Bank 2018 di Bali. Apalagi, baru-baru ini telah terjadi bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Mantan Menteri Keuangan M Chatib Basri pun angkat bicara soal ini. Melalui akun twitternya @ChatibBasri, ia menjelaskan kapan Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah dan apa manfaat yang bisa diambil dari pertemuan tahunan tersebut. Chatib menyampaikan, pemerintah bersama Bank Indonesia sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF-World Bank sejak September 2014, dimana pengajuan ini dilakukan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Indonesia kemudian ditetapkan menjadi tuan rumah pada Oktober 2015 setelah melalui tahapan yang tidak mudah.