KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,47% pada kuartal III 2026 menunjukkan aktivitas ekonomi masih terjaga. Namun, ketidakpastian regulasi, lemahnya koordinasi kebijakan dan daya beli belum merata menjadi penghambat mendorong pertumbuhan lebih tinggi. Senior Economist Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah menilai Indonesia memiliki potensi ekonomi besar. Namun, pemerintah perlu memperkuat koordinasi agar berbagai potensi tersebut dapat dioptimalkan. "Kita kurang orkestrasi atau tidak mempunyai sosok orkestrator dalam bidang perekonomian. Kalau orkestrasi berjalan baik dengan arah yang jelas, target 6% bukan sesuatu yang sulit," ujarnya, Jumat (6/11).
Pertumbuhan Ekonomi Bisa 6%, Syaratnya, Pemerintah Memperkuat Orkestrasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,47% pada kuartal III 2026 menunjukkan aktivitas ekonomi masih terjaga. Namun, ketidakpastian regulasi, lemahnya koordinasi kebijakan dan daya beli belum merata menjadi penghambat mendorong pertumbuhan lebih tinggi. Senior Economist Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah menilai Indonesia memiliki potensi ekonomi besar. Namun, pemerintah perlu memperkuat koordinasi agar berbagai potensi tersebut dapat dioptimalkan. "Kita kurang orkestrasi atau tidak mempunyai sosok orkestrator dalam bidang perekonomian. Kalau orkestrasi berjalan baik dengan arah yang jelas, target 6% bukan sesuatu yang sulit," ujarnya, Jumat (6/11).
TAG: