Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Diproyeksi Tetap di Atas 5%, Ini Penopangnya



KONTAN.CO.ID - PARAPAT. Belanja pemerintah diproyeksi tetap jadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026. 

Ekonom Bank Danamon pun memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tetap berada di atas 5% walau melambat dari pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2026.

“Kami proyeksi, pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2026 bisa berada di kisaran 5,18%,” kata ekonom Bank Danamon Hosianna E. Situmorang dalam Editor Briefing, Jumat (31/7/2026).


Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi ini datang karena pemerintah terus menggenjot belanja. Di mana sejumlah proyek strategis terus digeber untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Walau dampaknya sudah lebih berkurang dari periode Januari-Maret 2026.

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri Proyeksi Ekonomi Kuartal II 2026 Berisiko Melambat ke 5,1%-5,5%

Di sisi lain, konsumsi rumah tangga juga diperkirakan tetap tinggi di periode April-Juni 2026 walau tidak sekuat konsumsi di kuartal I-2026. Terlebih tidak adanya dorongan hari-hari besar seperi tang terjadi di kuartal pertama.

Belum lagi, ekspor yang diperkirakan melambat di kuartal II-2026 turut membuat pertumbuhan ekonomi tergelincir di periode ini.  

Di sisi lain, realisasi investasi di kuartal II-2026 yang mencapai Rp 511,8 triliun atau naik 7,1% secara tahunan, menambah amunisi pertumbuhan ekonomi Indonesia di periode April - Juni 2026.

Apalagi, realisasi investasi tersebut lebih ditopang oleh Penanaman Modal Asing (PMA) atau foreign direct investment (FDI) yang melonjak 27,5% YoY di kuartal II-2026. 

Hal tersebut jadi sinyal positif di tengah ketidakpastian global. Di mana membuktikan investor asing masih optimistis terhadap prospek jangka panjang Indonesia.

Baca Juga: Purbaya Siapkan Stimulus Demi Ekonomi Kuartal II-2026, Mulai Subsidi EV & Bunga Murah

Lebih lanjut Hosianna bilang, dampak dari kenaikan suku bunga Bank Indonesia yang berlangsung di bulan Mei dan Juni 2026 belum terlihat di kuartal II-2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News