Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025 Diproyeksi Membaik, Ini Penopangnya



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kepala Ekonom BCA David Sumual memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,26% year on year (yoy), atau meningkat dari kuartal sebelumnya yang sebesar 5,04% yoy.

Menurut David, pada kuartal IV 2025 pertumbuhan ekonomi didorong konsumsi rumah tangga yang mengalami akselerasi.

“Indeks transaksi belanja dari Big data BCA, data ritel Bank Indonesia (BI), transaksi elektronik, mobil, motor terakselerasi semua,” tutur David kepada Kontan, Selasa (3/2/2026).


Sejalan dengan itu, David juga mencatat indeks transaksi bisnis tumbuh kencang, Data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia berada di zona ekspansi yang dirilis S&P Global berada di level 51,2 pada Desember 2025.

Baca Juga: Stimulus Kuartal IV Rp 46,2 Triliun, Konsumsi Rumah Tangga Hanya Akan Tumbuh 5,1%

Ia juga melihat penjualan mobil komersial, kredit lapangan usaha juga terakselerasi. Pun dengan belanja pemerintah termasuk belanja pegawai dan bantuan sosial (bansos) juga tumbuh dua kali lipat pada akhir tahun 2025.

“Ekspor juga tumbuh kencang karena banyak eksportir melakukan front running mengantisipasi tarif Trump (Presiden AS),” ungkapnya.

Sementara itu, pada keseluruhan tahun 2025, David memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 5,07% yoy. Perkiraan tersebut masih lebih rendah dari target pemerintah dalam APBN 2025 yakni mencapai 5,2% yoy.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI), Banjaran Surya Indrastomo juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 hanya akan mencapai 5,04% yoy.

Baca Juga: Pemerintah Optimistis Ekonomi Kuartal IV-2025 Jadi yang Tertinggi Tahun Ini

Sementara itu, pada kuartal IV 2025 diperkirakan mencapai 5,15% yoy, atau lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 5,04% yoy. “Dengan perkiraan tersebut, pertumbuhan sepanjang 2025 diproyeksikan 5,04% yoy,” kata Banjaran.

Ia menyebut, proyeksi tersebut didukung oleh pemulihan konsumsi rumah tangga, tercermin dari peningkatan penjualan ritel hingga November 2025.

Selain itu, konsumsi pemerintah diperkirakan turut memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perekonomian akhir tahun, seiring dengan percepatan realisasi anggaran.

Selanjutnya: BPKH Gelontorkan Dana Kemaslahatan Rp 14,58 Miliar untuk Bencana Aceh-Sumatra

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 4 Februari 2026, Peluang Banyak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News