JAKARTA. Kencangnya konsumsi pemerintah ternyata belum mampu mendorong investasi untuk tumbuh lebih kencang. Pertumbuhan investasi yang dilihat dari komponen pengeluaran pembentukan modal tetap bruto (PMTB) kuartal kedua tahun ini justru lebih lambat dibanding kuartal sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan PMTB kuartal kedua tahun ini sebesar 5,06% year on year (YoY), lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya yang mencapai 5,57%. Padahal, pengeluaran pemerintah sebagai salah satu triger investasi, tercatat tumbuh 6,28%, jauh lebih tinggi dibanding kuartal pertama yang hanya 2,94%. Kepala BPS Suryamin mengatakan, peran pemerintah terhadap investasi secara keseluruhan tidak besar. Menurutnya, pengeluaran pemerintah hanya berkontribusi 15% terhadap PMTB. "Sedangkan 85% sisanya itu dari swasta," kata Suryamin saat konferensi pers, Jumat (5/8).
Pertumbuhan investasi kuartal II melambat
JAKARTA. Kencangnya konsumsi pemerintah ternyata belum mampu mendorong investasi untuk tumbuh lebih kencang. Pertumbuhan investasi yang dilihat dari komponen pengeluaran pembentukan modal tetap bruto (PMTB) kuartal kedua tahun ini justru lebih lambat dibanding kuartal sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan PMTB kuartal kedua tahun ini sebesar 5,06% year on year (YoY), lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya yang mencapai 5,57%. Padahal, pengeluaran pemerintah sebagai salah satu triger investasi, tercatat tumbuh 6,28%, jauh lebih tinggi dibanding kuartal pertama yang hanya 2,94%. Kepala BPS Suryamin mengatakan, peran pemerintah terhadap investasi secara keseluruhan tidak besar. Menurutnya, pengeluaran pemerintah hanya berkontribusi 15% terhadap PMTB. "Sedangkan 85% sisanya itu dari swasta," kata Suryamin saat konferensi pers, Jumat (5/8).