Pertumbuhan Kredit UMKM Masih Terbatas, Bank Pacu Pembiayaan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai meningkat meski pertumbuhannya masih di bawah target 7%–9% hingga akhir tahun ini. Mengutip Analisis Uang Beredar Bank Indonesia (BI), kredit UMKM per September 2026 tumbuh 2,7% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 1.539,2 triliun. Pertumbuhan ini meningkat dibandingkan Agustus 2026 yang sebesar 2,3% yoy. Guna mengdongrak pertumbuhannya pada tahun depan, pemerintah berencana meningkatkan plafon kredit perbankan untuk sektor UMKM sebesar Rp 400 triliun hingga Rp 500 triliun pada 2027. Dengan penambahan tersebut total plafon kredit UMKM meningkat dari Rp 1.500 triliun menjadi sekitar Rp 1.900 triliun hingga Rp 2.000 triliun.

Baca Juga: Kredit UMKM Tumbuh 2,7% yoy September 2026 Memang, pada kuartal III 2026 perbankan masih terus membukukan pertumbuhan cukup tinggi pada kredit UMKM. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat kredit ekosistem turunan yang mencakup segmen SME, mikro, dan konsumer mencapai Rp 174 triliun atau tumbuh 9% yoy. Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama mengatakan, pada usaha mikro, kredit non-subsidi Bank Mandiri mencapai Rp 31,2 triliun atau tumbuh 12,9% yoy. "Pembiayaan ini telah menjangkau 37 provinsi, memperluas dukungan bagi usaha produktif dan kegiatan ekonomi masyarakat," ujar Timothy dalam paparan kinerja kuartal III, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga: Perbankan Kuasai 82,78% Kredit UMKM, Tumbuh 3,36% per Agustus 2026 PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat kredit UKM mencapai Rp 149,2 triliun atau bertambah 15,4% yoy pada kuartal III 2026. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengatakan, BCA berkomitmen menyalurkan kredit ke beragam sektor untuk mendukung perekonomian nasional, dengan senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kondisi likuiditas perseroan. "Penyaluran pembiayaan juga salah satunya ditopang BCA Expo 2026 dan BCA UMKM Fest 2026 yang melibatkan lebih dari 1.600 pelaku usaha," ujar Hendra dalam laporan kinerja kuartal III, Selasa (27/10/2026). PT Bank Permata Tbk mencatat hingga kuartal III 2026 penyaluran kredit UKM mencapai Rp 6,9 triliun, tumbuh 16,6% yoy. Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli mengatakan, bank berkomitmen untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pembiayaan inklusif dan berdampak sosial. "Pembiayaan tersebut disalurkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan investasi nasabah," ujar Meliza dalam keterangan resmi, Rabu (28/10/2026).


Baca Juga: BI Perbarui Kebijakan Pembiayaan Inklusif, Mampukah Dongkrak Kredit UMKM?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News