KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (ASPERMIGAS) Elan Biantoro menyebut potensi atas skema perubahan bagi hasil dalam kontrak production sharing contract (PSC) di Blok Cepu atas permintaan ExxonMobil Indonesia, harus diikuti dengan beberapa kepastian bagi Indonesia. Utamanya, menurut Elan adalah terkait pengembangan gas di Blok Cepu. Menurutnya, hingga saat ini eksploitasi gas masih belum maksimal dilakukan, salah satunya karena terkendala kandungan CO2 atau karbondioksida yang cukup tinggi. “Sampai sekarang gas belum dieksploitasi dengan baik oleh ExxonMobil. Mereka masih menghindar mengelola gasnya, karena di situ kan kandungan CO2-nya cukup tinggi, sehingga diserahkan kepada Pertamina EP Cepu yang mengelola. Harus ada komitmen mereka (ExxonMobil) untuk itu (gas),” ungkap Elan kepada Kontan, Minggu (22/02/2026).
Perubahan Bagi Hasil, Aspermigas Dorong Pengelolaan Gas oleh Exxon Mobil di Blok Cepu
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (ASPERMIGAS) Elan Biantoro menyebut potensi atas skema perubahan bagi hasil dalam kontrak production sharing contract (PSC) di Blok Cepu atas permintaan ExxonMobil Indonesia, harus diikuti dengan beberapa kepastian bagi Indonesia. Utamanya, menurut Elan adalah terkait pengembangan gas di Blok Cepu. Menurutnya, hingga saat ini eksploitasi gas masih belum maksimal dilakukan, salah satunya karena terkendala kandungan CO2 atau karbondioksida yang cukup tinggi. “Sampai sekarang gas belum dieksploitasi dengan baik oleh ExxonMobil. Mereka masih menghindar mengelola gasnya, karena di situ kan kandungan CO2-nya cukup tinggi, sehingga diserahkan kepada Pertamina EP Cepu yang mengelola. Harus ada komitmen mereka (ExxonMobil) untuk itu (gas),” ungkap Elan kepada Kontan, Minggu (22/02/2026).
TAG: