ZURICH. Berdasarkan riset yang dipublikasikan oleh Nature Climate Change, perubahan iklim dapat menyebabkan sejumlah kawasan di Timur Tengah akan mengalami cuaca terpanas yang dirasakan manusia untuk bertahan hidup. "Kombinasi dari temperatur tinggi dan kelembaban dapat menyebabkan kondisi ekstrem di kawasan Teluk Persia yang tidak dapat ditolerir oleh manusia, jika perubahan iklim ini terus berlanjut," tulis Christopher Schar dari Institute for Atmospheric and Climate Science di Zurich, Swiss. Schar juga menulis temperatur di kawasan tersebut diproyeksi akan mencapai level di luar batas wajar. Beberapa di antaranya yakni Kuwait City dan sejumlah bagian lain di Timur Tengah.
Perubahan iklim picu panas mematikan di Timteng
ZURICH. Berdasarkan riset yang dipublikasikan oleh Nature Climate Change, perubahan iklim dapat menyebabkan sejumlah kawasan di Timur Tengah akan mengalami cuaca terpanas yang dirasakan manusia untuk bertahan hidup. "Kombinasi dari temperatur tinggi dan kelembaban dapat menyebabkan kondisi ekstrem di kawasan Teluk Persia yang tidak dapat ditolerir oleh manusia, jika perubahan iklim ini terus berlanjut," tulis Christopher Schar dari Institute for Atmospheric and Climate Science di Zurich, Swiss. Schar juga menulis temperatur di kawasan tersebut diproyeksi akan mencapai level di luar batas wajar. Beberapa di antaranya yakni Kuwait City dan sejumlah bagian lain di Timur Tengah.