KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar peralatan rumah tangga di Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan. Laporan Grand View Research memperkirakan, pasar peralatan rumah tangga nasional akan tumbuh rata-rata 6,5% per tahun hingga 2030. Pendorongnya, kenaikan adopsi perangkat rumah tangga berbasis teknologi di kawasan perkotaan. Seiring perkembangan tersebut, kebutuhan konsumen terhadap peralatan dapur juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya pertimbangan utama berada pada fungsi dasar dan harga. Kini kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, serta kenyamanan menjadi faktor yang semakin diperhatikan. Meski demikian, perangkat dapur pintar masih kerap dianggap rumit, mahal, atau hanya ditujukan bagi kalangan profesional. Padahal, berbagai inovasi yang dikembangkan produsen saat ini justru diarahkan untuk menyederhanakan aktivitas memasak sehari-hari.
Perubahan Perilaku Konsumen Menopang Pertumbuhan Pasar Peralatan Dapur Pintar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar peralatan rumah tangga di Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan. Laporan Grand View Research memperkirakan, pasar peralatan rumah tangga nasional akan tumbuh rata-rata 6,5% per tahun hingga 2030. Pendorongnya, kenaikan adopsi perangkat rumah tangga berbasis teknologi di kawasan perkotaan. Seiring perkembangan tersebut, kebutuhan konsumen terhadap peralatan dapur juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya pertimbangan utama berada pada fungsi dasar dan harga. Kini kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, serta kenyamanan menjadi faktor yang semakin diperhatikan. Meski demikian, perangkat dapur pintar masih kerap dianggap rumit, mahal, atau hanya ditujukan bagi kalangan profesional. Padahal, berbagai inovasi yang dikembangkan produsen saat ini justru diarahkan untuk menyederhanakan aktivitas memasak sehari-hari.
TAG: