JAKARTA. Perusahaan Umum (Perum) Perikanan Indonesia menambah jumlah armada guna meningkatkan serapan ikan hasil tangkapan nelayan di Merauke. Perusahaan pelat merah itu mengalokasikan dua kapal tambahan untuk beroperasi di sana. Kedua kapal itu didatangkan dari Pekalongan. “Merauke menjadi fokus daerah penangkapan bagi Perum Perikanan Indonesia karena potensi perikanan tangkapnya yang melimpah namun selama ini menjadi daerah operasi kapal asing,” kata Agung Pamujo, Sekretaris Perusahaan Perum Perikanan dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9). Pihaknya hari ini baru saja melepas satu kapal pertama yakni KM Setia Utama dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan untuk menuju daerah penangkapan di Merauke. Kapal tersebut memiliki ukuran 132 Gross Ton (GT). Sedangkan kapal kedua KM Perindo Jaya dengan ukuran 195 Gross Ton (GT) akan diberangkatkan menyusul setelahnya.
Perum Perikanan tambah dua kapal angkut
JAKARTA. Perusahaan Umum (Perum) Perikanan Indonesia menambah jumlah armada guna meningkatkan serapan ikan hasil tangkapan nelayan di Merauke. Perusahaan pelat merah itu mengalokasikan dua kapal tambahan untuk beroperasi di sana. Kedua kapal itu didatangkan dari Pekalongan. “Merauke menjadi fokus daerah penangkapan bagi Perum Perikanan Indonesia karena potensi perikanan tangkapnya yang melimpah namun selama ini menjadi daerah operasi kapal asing,” kata Agung Pamujo, Sekretaris Perusahaan Perum Perikanan dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9). Pihaknya hari ini baru saja melepas satu kapal pertama yakni KM Setia Utama dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan untuk menuju daerah penangkapan di Merauke. Kapal tersebut memiliki ukuran 132 Gross Ton (GT). Sedangkan kapal kedua KM Perindo Jaya dengan ukuran 195 Gross Ton (GT) akan diberangkatkan menyusul setelahnya.