Perumnas bakal terbitkan MTN Rp 800 miliar



JAKARTA. Pasar surat utang jangka menengah atau MTN kian membanjir. Kali ini, Perusahaan Umum Perumahan Nasional atau Perumnas berencana menerbitkan MTN dengan target dana maksimum Rp 800 miliar.

Rencananya, dana hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja, akuisisi lahan, dan belanja modal.

Untuk penerbitan MTN tersebut, perusahaan menggenggam peringkat BBB+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat yang sama juga disematkan untuk perusahaan dan MTN III/2015 seri A dan B. "Prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil," ujar Analis Pefindo Anies Setyaningrum, Kamis (31/3).


Periode pemeringkatan berlaku 14 Maret 2016 hingga 1 Maret 2017. Anies mengatakan peringkat mencerminkan posisi Perusahaan yang memiliki kepentingan strategis terhadap pemerintah dalam menyediakan rumah segmen bawah, posisi yang kuat pada segmen rumah menengah ke bawah, dan proyek yang terdiversifikasi dengan baik secara geografis.

Namun, peringkat dibatasi oleh struktur permodalan perusahaan yang agresif sehingga mengakibatkan lemahnya proteksi arus kas, porsi pendapatan berulang yang kecil, dan sifat bisnis properti yang sensitif terhadap perubahan kondisi makro ekonomi.

Perumnas berdiri pada tahun 1974 dengan kepemilikan sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah. Perusahaan bergerak di bidang pengembangan properti untuk segmen menengah ke bawah, termasuk rumah tapak dan rumah susun, rumah susun sewa, dan properti komersial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News