JAKARTA. Pasar surat utang jangka menengah atau MTN kian membanjir. Kali ini, Perusahaan Umum Perumahan Nasional atau Perumnas berencana menerbitkan MTN dengan target dana maksimum Rp 800 miliar. Rencananya, dana hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja, akuisisi lahan, dan belanja modal. Untuk penerbitan MTN tersebut, perusahaan menggenggam peringkat BBB+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat yang sama juga disematkan untuk perusahaan dan MTN III/2015 seri A dan B. "Prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil," ujar Analis Pefindo Anies Setyaningrum, Kamis (31/3).
Perumnas bakal terbitkan MTN Rp 800 miliar
JAKARTA. Pasar surat utang jangka menengah atau MTN kian membanjir. Kali ini, Perusahaan Umum Perumahan Nasional atau Perumnas berencana menerbitkan MTN dengan target dana maksimum Rp 800 miliar. Rencananya, dana hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja, akuisisi lahan, dan belanja modal. Untuk penerbitan MTN tersebut, perusahaan menggenggam peringkat BBB+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat yang sama juga disematkan untuk perusahaan dan MTN III/2015 seri A dan B. "Prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil," ujar Analis Pefindo Anies Setyaningrum, Kamis (31/3).