Perumnas Kantongi Ratusan Calon Pembeli Hunian dari Danantara Housing Expo 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Akses masyarakat terhadap hunian masih menjadi tantangan di tengah kebutuhan rumah yang terus bertambah. Selain ketersediaan unit, kemampuan masyarakat memperoleh pembiayaan menjadi faktor penting yang menentukan realisasi kepemilikan rumah.

Untuk memenuhi itu, Perum Perumnas bergabung dalam pagelaran Danantara Housing Expo 2026. Perum Perumnas mencatat lebih dari 500 konsumen telah memilih hunian yang ditawarkan selama expo properti tersebut. Capaian itu menjadi indikasi masih adanya permintaan masyarakat terhadap hunian, di tengah tantangan akses pembiayaan perumahan.

Plt Direktur Utama Perumnas Imelda Alini mengatakan, pilihan konsumen yang tercatat dalam pameran tersebut selanjutnya akan diproses hingga tahap pembiayaan dan akad.


"Lebih dari 500 konsumen telah menentukan pilihan hunian Perumnas. Selanjutnya kami akan melakukan pendampingan agar proses pembiayaan hingga akad dapat berjalan sesuai ketentuan," ujar Imelda, dalam siaran pers, Rabu (2/9).

Dalam gelaran tersebut, Perumnas menawarkan lebih dari 5.000 unit hunian yang tersebar di 46 lokasi. Portofolio itu mencakup 36 kawasan rumah tapak dan 10 proyek hunian vertikal.

Hunian yang dipasarkan Perumnas tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Bali hingga Sulawesi.

Baca Juga: Perumnas Rilis Platform Properti Digital, Bidik Generasi Muda Pembeli Rumah Pertama

Pameran yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di NICE, PIK, juga mempertemukan calon pembeli dengan perbankan dan lembaga pembiayaan. Konsumen dapat membandingkan harga, lokasi, spesifikasi, progres pembangunan serta skema pembiayaan sebelum menentukan pilihan.

Menurut Imelda, proses setelah pameran menjadi bagian penting. Sebab, minat atau pemesanan belum serta-merta berarti unit telah terjual dan dimiliki konsumen. Masih ada tahapan pemenuhan persyaratan, persetujuan pembiayaan, akad, pembangunan hingga serah terima.

Perumnas pun menilai keberlanjutan proses tersebut penting untuk memastikan penawaran hunian berujung pada kepemilikan rumah. Terlebih, kebutuhan hunian masyarakat tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan unit, tetapi juga kemampuan membiayai pembelian.

Keberlanjutan proses tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan aset negara yang dikembangkan dapat memberikan manfaat. Melalui penyediaan hunian, dukungan pembiayaan, dan pendampingan kepemilikan, Perumnas mengarahkan pengelolaan aset untuk menjawab kebutuhan perumahan di berbagai wilayah Indonesia. 

Danantara Housing Expo 2026 sendiri diinisiasi Badan Pengelola Investasi Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Ajang tersebut mempertemukan pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan dan industri pendukung untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian.

Imelda menambahkan, setelah pameran berakhir, masyarakat masih dapat mengakses produk Perumnas melalui berbagai kanal pemasaran dan kantor proyek. Dengan demikian, proses pencarian hingga pembelian hunian tidak berhenti ketika pameran selesai.

Baca Juga: Ini Kata Perumnas soal Pengelolaan Aset Properti BUMN Karya Pasca Divestasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News