Peruri Luncurkan Ijazah Digital Nasional dan Cegah Pemalsuan Dokumen



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Perum Peruri memperkenalkan Ijazah Digital Nasional sebagai solusi penerbitan dokumen akademik elektronik yang sah secara hukum. 

Inovasi ini ditawarkan untuk menjawab tantangan pemalsuan dokumen sekaligus mempercepat proses verifikasi lulusan oleh institusi pendidikan maupun dunia kerja.

Direktur Digital Business Peruri Farah Fitria Rahmayanti mengatakan Ijazah Digital Nasional telah dilengkapi dengan tanda tangan elektronik dan stempel elektronik sehingga keamanan serta keabsahannya dapat dipastikan.


"Solusi ini menjawab tantangan pemalsuan dokumen, mempercepat proses verifikasi lulusan oleh institusi maupun dunia kerja, serta siap terintegrasi dengan ekosistem kredensial digital di tingkat nasional maupun internasional," ujar Farah dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga: Privy Cegah Lebih dari 122 Juta Upaya Penipuan Digital Sepanjang 2025

Produk tersebut diperkenalkan dalam ajang Mitra Universitas Riau Exhibition Day (MUED) 2026. Selain memperkenalkan ijazah digital, Peruri juga menawarkan konsep SuperApps Kampus, yakni platform terpadu yang mengintegrasikan berbagai layanan akademik dan administratif dalam satu aplikasi.

Melalui platform tersebut, mahasiswa dapat mengakses layanan seperti Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga layanan karier. 

Seluruh layanan didukung teknologi Single Sign-On (SSO) melalui Peruri ID untuk mempermudah akses sekaligus menjaga keamanan data mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Farah menegaskan transformasi digital di sektor pendidikan tidak hanya sebatas memindahkan layanan ke platform digital, tetapi juga membangun ekosistem yang aman dan terintegrasi.

"Peruri hadir untuk mendukung perguruan tinggi Indonesia menuju layanan pendidikan yang lebih modern, efisien, dan tepercaya," katanya.

Peruri menilai keterlibatannya dalam MUED 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mempercepat digitalisasi layanan kampus.

Rektor Universitas Riau Sri Indarti menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra strategis menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas layanan akademik serta daya saing lulusan di tengah percepatan transformasi digital.

Baca Juga: Arsari Group Beli Saham COIN, Dorong Penguatan Ekosistem Eset Digital Nasional

"Melalui forum seperti MUED 2026, kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga strategis dalam mendukung transformasi digital serta penguatan daya saing lulusan di masa depan," ujar Sri.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/06/05/191002626/peruri-tawarkan-ijazah-digital-untuk-cegah-pemalsuan-dokumen-akademik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News