Perusahaan logistik China IPO di AS



NEW YORK. Satu lagi perusahaan asal China yang siap mencatatkan saham perdana perusahaan alias initial public offering (IPO) di Bursa Amerika Serikat bernama ZTO Express Inc. Perusahaan ini diproyeksikan dapat meraup dana US$ 1,5 miliar dalam penawaran saham perdana akhir Oktober ini.

ZTO Express adalah perusahaan pengiriman barang yang berbasis di Shanghai. Dalam pernyataannya pada akhir pekan lalu yang dikutip Reuters, ZTO akan menjual 72,1 juta lembar saham senilai sekitar US$ 16,5 hingga US$ 18,5 per lembar. Rencananya, saham ZTO akan terdaftar di Bursa Efek New Yrk (NYSE) dengan ticker ZTO. Morgan Stanley dan Goldman Sachs Group Inc akan menjadi pemimpin penjamin emisi ZTO.

Rencananya dana segar dari IPO akan digunakan untuk investasi operasional. Seperti: menambah truk, memperluas kapasitas melalui pembelian tanah, fasilitas, peralatan dan kepentingan umum lainnya.


IPO ZTO disebut-sebut sebagai penawaran umum perdana terbesar yang dilakukan perusahaan China pada tahun ini. Sebelumnya, IPO raksasa e-commarce Alibaba Group Holding pada tahun 2014 mencapai US$ 2,5 miliar.

IPO ZTO di AS menjadi penanda bahwa perusahaan China ingin memanfaatkan prospek pertumbuhan ekonomi negara tirai bambu tersebut untuk memikat investor barat. Plus, menghindari birokrasi di China pada proses IPO. Suksesnya IPO ZTO tidak terlepas dari campur tangan Alibaba. Dikutip dari Bloomberg, Alibaba menjadi pelanggan utama dari ZTO dalam proses logistiknya.

Kinerja Positif

Berkembangnya bisnis e-commarce turut mendongkrak kinerja ZTO Express. Hal ini tercermin dari laba bersih yang dicapai perusahaan. Dikutip Bloomberg, pada tahun 2015 laba bersih perusahaan ini mencapai US$ 200,4 juta dengan pendapatan mencapai US$ 915,8 juta. Pada enam bulan pertama tahun ini, laba bersih ZTO mencapai US$ 115,1 juta dengan pendapatan sebesar US$ 115,1 juta.

China menjadi pasar pengiriman ekspres terbesar di dunia. Berdasarkan riset pasar dari iResearch yang dikutip dari prospektus IPO ZTO, tahun lalu ada 21 miliar paket yang dikirim sejumlah perusahaan logistik. Angka tersebut cukup fantastis sebab hanya sekitar 1,5 kali volume pengiriman paket Amerika Serikat.

Sejak didirikan pada tahun 2002, ZTO telah menjadi pemain utama di pasar e commarce China yang tengah berkembang. Bahkan menguasai sekitar 14% pasar di China. Perusahaan juga memiliki 7.700 mitra jaringan dan 75 penyortir.

Editor: Rizki Caturini